Berita Banjarmasin

Merasa Tak Dihargai, Warga Tolak Ganti Rugi Lahan di Jalan Sulawesi, Ini Alasannya

Riza, merupakan warga Antasan Kecil Timur Jalan Sulawesi, tidak bisa menerima harga yang ditawarkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Merasa Tak Dihargai, Warga Tolak Ganti Rugi Lahan di Jalan Sulawesi, Ini Alasannya
Eka Pertiwi
Inilah Jembatan Sulawesi yang rencananya akan dibuat menjadi kembar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Negosiasi pembebasan lahan di Jalan Sulawesi sudah dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Banjarmasin.

Sayangnya, dari hasil negosiasi, warga juga belum setuju.

Riza, merupakan warga Antasan Kecil Timur Jalan Sulawesi, tidak bisa menerima harga yang ditawarkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Meski harga yang ditawarkan sebesar Rp 4,5 juta per meter persegi. Ia masih belum menerima karena usahanya belum dihargai oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Baca: Tak Tanggung-tanggung, Pemko Pasang Wifi Gratis Dibanyak Tempat di Banjarmasin

Dari luasan lahan miliknya 58 meter persegi, ia hanya mendapat ganti rugi sebesar Rp 300 juta. Angka ini untuk mengganti bangunan dan lahan.

Menurutnya, usahanya harus dihargai juga. Apalagi, ia tak memiliki usaha dan keahlian lain selain montir.

Baca: Ada Apa? Baru 30 Menit Diumumkan Naik, Presiden Jokowi Tunda Kenaikan Harga Premium

Riza mengaku bengkel miliknya menjadi usaha sekaligus tempat tinggal.

“Kalau usaha tidak dihargai, bagaimana saya membangun pekerjaan yang baru. Kebisaan saya hanya itu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, selain negosiasi warga sudah ada pertemuan sebanyak lima kali untuk membahas mengenai ganti rugi lahan di sana. “Yang saya soal penggantian usaha. Kalau penggantian lahan dan bangunan tak masalah,” katanya.

Baca: Saat Diperiksa Terkait Kasus Ratna Sarumpaet, Amien Rais Ditantang Polisi Makan Nasi Jamblang

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help