Dugaan Ratna Sarumpaet Dianiaya

Ratna Sarumpaet Menangis dan Minta Bertemu Prabowo, Said Iqbal : Ada 23 Pertanyaan Penyidik

Tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet, sempat minta bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ratna Sarumpaet Menangis dan Minta Bertemu Prabowo, Said Iqbal : Ada 23 Pertanyaan Penyidik
(Kompas.com/Rima Wahyuningrum)
Aktivis Ratna Sarumpet ditahan, Jumat (5/10/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet, sempat meminta dipertemukan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal ini ia sampaikan Ratna Sarumpaet kepada Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal setelah menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (9/10/2018).

Said Iqbal pun menceritakan kronologi Ratna menyampaikan permintaan itu kepadanya.

"Apa yang sudah diketahui oleh kawan-kawan media juga pada 28 September 2018 sekitar pukul 23.30 setelah saya pulang dari acara di salah satu televisi swasta, saya ditelepon oleh staf Ratna Sarumpaet dan kemudian Ratna Sarumpaet berbicara," ujar Said di Mapolda Metro Jaya, Selasa.

Dalam telpon tersebut, lanjut Said, ia diminta mengunjungi rumah Ratna. Said mengaku sempat menolak karena permintaan Ratna ini dinilai sangat mendadak.

"Tapi tiba-tiba dia (Ratna) menangis dan mengatakan 'Kamu harus datang karena saya dianiaya'. Singkat cerita akhirnya saya putuskan untuk datang sebelum saya ke rumah putar balik dengan taksi untuk datang ke rumah Ratna Sarumpaet," lanjut Said.

Di rumah Ratna, Said mendengar cerita tentang pengeroyokan yang kata Ratna dialaminya di Bandung pada tanggal 21 September 2018.

"Saya sempat menyarankannya untuk visum dan melapor polisi. Namun, Ibu Ratna mengaku pesimistis," kata Said.

Menurut Said, saat itulah Ratna meminta dipertemukan dengan Prabowo Subianto untuk menjelaskan langsung mengenai pengeroyokan itu.

Said juga mengatakan, saat itu Ratna mengaku telah berkomunikasi dengan Fadli Zon dan menyampaikan pesan yang sama.

"Dari cerita tersebut singkat cerita intinya saya diminta oleh Ratna Sarumpaet untuk memperkuat lah (agar Ratna) bisa bertemu dengan Bapak Prabowo. Kemudian saya menyampaikan melalui ajudan Bapak Prabowo bahwa Ratna Sarumpaet ingin berjumpa," tutur dia.

Ratna Sarumpaet meninggalkan Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jumat (5/10/2018) dini hari
Ratna Sarumpaet meninggalkan Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jumat (5/10/2018) dini hari (tribunnews.com)

Akhirnya, Prabowo melalui ajudannya merespons keinginan Ratna dan terjadilah pertemuan pada tanggal 2 Oktober 2018.

Dalam pertemuan itu, Said hadir dan mendengar langsung cerita yang disampaikan Ratna kepada Prabowo.

Dalam pemeriksaan kali ini, Said menjawab 23 pertanyaan dari penyidik. Said mengaku telah menceritakan kronologi kejadian menurut yang ia lihat, dengar, dan alami.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Said Iqbal: Ratna Sarumpaet Menangis dan Minta Bertemu Prabowo

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved