Berita Nasional

Tindaklajuti Laporan Kasus Berita Hoaks Ratna Sarumpaet, Bawaslu Panggil Para Pelapor Besok

Dalam pemanggilan itu, kata Fritz, pihaknya juga akan mendalami dan meminta keterangan dari para pelapor soal berita bohong Ratna Sarumpaet.

Tindaklajuti Laporan Kasus Berita Hoaks Ratna Sarumpaet, Bawaslu Panggil Para Pelapor Besok
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Fritz Edwar Siregar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -  Menindaklanjuti tiga laporan atau aduan soal penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet, anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar menuturkan, besok (Kamis,11/10/2018), pihaknya akan memanggil beberapa pelapor.

“Kamis (11/10/2018) kita memanggil mereka (pelapor dan saksi). Baru kita panggil terlapor," kata Fritz di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).

Diketahui ada tiga laporan atau aduan mengenai berita hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yang masuk di Bawaslu, yakni Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, serta relawan Pro Jokowi (Projo).

Fritz mengatakan, tiga pelapor akan diminta klarifikasi terlebih dahulu.

"Kami kan harus melakukan klarifikasi dulu kepada pelapor dan saksi. Harus ada waktu yang cukup untuk melakukan pemanggilan,” kata Fritz.

Baca: Tanggapi Mendagri, Bawaslu Sebut Kampanye di Lembaga Pendidikan Termasuk Pesantren Dilarang UU

Dalam pemanggilan itu, kata Fritz, pihaknya juga akan mendalami dan meminta keterangan dari para pelapor.

"Kenapa dia melaporkan? Apa dasar dia melaporkan? Kedua terkait saksi, biasanya ada yang melihat atau mendengar langsung terhadap kejadian yang disangkakan, itu yang kita tanya kepada saksi," ujar Fritz

Laporan atau aduan itu, lanjut Fritz, telah teregistrasi di Bawaslu pada hari Senin (8/10/2018).

Fritz menyebut, tak menutup kemungkinan pihaknya akan memanggil pihak-pihak terlapor dalam hal ini aktivis Ratna Sarumpaet, hingga pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Apabila dianggap alat bukti cukup, kita harus panggil terlapor. Tetapi kita harus klarifikasi pelapor dan saksi dulu kan," tutur Fritz.

Diberitakan sebelumnya, aktivis Ratna Sarumpaet mengakui berbohong soal penganiayaan yang disebut terjadi padanya. Faktanya, tidak pernah ada penganiayaan seperti kabar yang beredar.

Baca: Ada Apa? Baru 30 Menit Diumumkan Naik, Presiden Jokowi Tunda Kenaikan Harga Premium

"Jadi tidak ada penganiayaan. Itu hanya khayalan entah diberikan setan-setan mana dan berkembang seperti itu," ujar Ratna di rumahnya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2018).

Setelah pengakuan Ratna tersebut, calon presiden Prabowo Subianto dan para politisi lainnya kemudian meminta maaf telah menyebarkan kebohongan. Ratna juga diberhentikan dari tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. (KOMPAS.com)

(PenulisReza Jurnaliston/KOMPAS)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Besok, Bawaslu Panggil Pelapor soal Berita Hoaks Ratna Sarumpaet", 

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved