Banjarbaru Berinovasi

Begini Gambaran Banjarbaru Sebagai Kota Masa Depan

Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi pimpin Rapat Konsultasi Publik II Penyusunan Masterplan Kota Baru

Begini Gambaran Banjarbaru Sebagai Kota Masa Depan
istimewa/Humas pemko Banjarbaru
Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi pimpin Rapat Konsultasi Publik II Penyusunan Masterplan Kota Baru di Ballroom Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Kamis (11/10). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi pimpin Rapat Konsultasi Publik II Penyusunan Masterplan Kota Baru di Ballroom Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Kamis (11/10). 

Pertemuan konsultasi Publik dengan melibatkan steakholder sekitar kawasan Bandara, terutama Camat, Lurah dan pelaku usaha ini dilakukan untuk memberikan tanggapan atas kajian dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
Kasubdit Penataan Kawasan Perkotaan Kementerian ATR BPN Win Elas Yekti M menyampaikan bahwa kegiatan merupakan kegiatan konsultasi publik II (dua).

Diharapkan pelaksanaan konsultasi publikini menjadi media interaktif bagi segenap pemangku kepentingan (stakeholder) untuk merekomendasikan program/kegiatan pembangunan sehingga perencanaan kota baru di Kota Banjarbaru menjadi lebih berkualitas.
Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi mengatakan berharap masukan pola ruang di dalam aerocity ini menghasilkan suatu perencanaan yang baik.

Memang kota Banjarbaru sangat baik untuk menjadi kota yang mendukung dari keberadaan bandara. "Jadi hari ini diharapkan nanti sebelum final yang di putuskan sebagai RDTRnya kawasan Kota Baru ini kita mengharapkan masukan masukan mengenai pola ruang itu menjadi sesuatu yang baik, menjadi yang sempurna, menjadi perencanaan yang bisa di aplikasikan di masa yang akan datang," kata Kanafi.

Nelihat berbagai keunggulan kota Banjarbaru sangat optimis bahwa Kota Banjarbaru akan menjadi “Kota Masa Depan” khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan." Sebagaimana kita ketahui pengembangan kota baru di Kota Banjarbaru merupakan bagian dari pengembangan 10 kawasan perkotaan baru di Indonesia yang tercantum dalam RJMN 2014 – 2019," beber Kanafi.

Dalam kegiatan pengembangan kota baru di Kota Banjarbaru, bersama-sama telah menetapkan bahwa kawasan akan mengiring tema “Aero City”, sebuah Kawasan yang akan terintegrasi dan memanfaatkan keberadaan bandara sebagai daya ungkit pertumbuhan wilayah.

Luas kawasan yang akan direncanakan adalah ± 5.620,08 (lima ribu enam ratus dua puluh koma nol delapan) hektar, dengan fokus pengembangan sebagai pusat permukiman baru yang layak huni dan didukung oleh fasilitas ekonomi dan sosial budaya yang lengkap guna mencegah terjadinya permukiman tidak terkendali (urban sprawl) akibat urbanisasi di kota otonom terdekatnya. (AOL)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help