Misteri Peninggalan Belanda di Balangan

Konon Kontruksi Jembatan Besi Lampihong Didatangkan Langsung dari Eropa

jembatan besi tersebut tak hanya sekedar jembatan, tetapi merupakan salah satu cagar budaya penting

Konon Kontruksi Jembatan Besi Lampihong Didatangkan Langsung dari Eropa
elhami
Jembatan peninggalan kolonial belanda di Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Salah satu peninggalan masa kolonial belanda di Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan adalah sebuah jembatan besi yang berada di Desa Hilir Pasar.

Menurut informasi dari masyarakat yaitu Amrullah kepada banjarmasinpost.co.id menuturkan, bahwa jembatan besi tersebut tak hanya sekedar jembatan, tetapi merupakan salah satu cagar budaya penting bagi Kabupaten Balangan, terutama bagi Kecamatan Lampihong, jembatan itu adalah sebuah mercu tanda.

"Jembatan penghubung Desa Hilir Pasar dan Desa Simpang Tiga ini dulu dibuat sekitar tahun 1932-1933, dengan konstruksi jembatan menggunakan teknologi beton dan baja, serta kayu ulin," ujarnya.

Baca: Kondisi Sekarang Jembatan Besi Peninggalan Belanda Masih Utuh dan Kuat

Lebih lanjut diungkapkannya, bahwa pembuatan jembatan ini menggunakan sistem borong atau dikerjakan dengan sistem upah, bukan kerja paksa.

Sedangkan bahan pembangunan kontruksi jembatan konon didatangkan langsung langsung dari negara Eropa.

Baca: Seringnya Terjadi Kecelakaan di Jembatan Belanda di Lampihong, Ternyata Akibat Faktor Ini

Adapun kontruksi jembatan merupakan teknik gabungan antara beton dengan kontruksi baja, bahan bangunan selain didominasi baja dan beton juga ada kayu ulin.

"Memandang jembatan dengan kontruksi baja yang melengkung se olah membawa kembali ke masa lampau, jembatan ini menjadi saksi bisu lintasan sejarah di Kecamatan Lampihong," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved