Berita Tanahlaut

Parpol dan KPU Tanahlaut Berbeda Pandangan Soal Ukuran Baliho Pileg 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahlaut menggelar rapat koordinasi bersama pengurus partai politik

Parpol dan KPU Tanahlaut Berbeda Pandangan Soal Ukuran Baliho Pileg 2019
istimewa/kpu tanahlaut

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahlaut menggelar rapat koordinasi bersama pengurus partai politik peserta pemilu legislatif 2019 di Aula Kantor KPU Kabupaten Tanahlaut, Jalan A Syairani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kamis (11/10/2018).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, rapat koordinasi itu membahas desain dan ukuran alat peraga kampanye atau APK yang akan disediakan pihak Sekretariat KPU Kabupaten Tanahlaut.

Dalam rapat itu, terungkap sebagian calon legislatif dari partai politik sudah memasang APK , berupa baliho dan spanduk secara swadaya, di sejumlah titik di daerah pemilihannya sebagai bahan mengenalkan diri selama tahapan kampanye.

Sementara, pihak KPU Kabupaten Tanahlaut punya pendapat lain terkait ukuran APK baik jenis baliho ataupun spanduk. Baliho yang diinginkan KPU Kabupaten Tanahlaut berukuran 3x4 meter dan spanduk ukuran 1x4 meter.

Baca: Daftar Sanksi Komdis PSSI untuk Arema FC Imbas Rusuh Suporter Arema FC vs Persebaya Liga 1 2018

Baca: BKN Umumkan Unggah Ulang Dokumen Pendaftaran CPNS 2018 di link sscn.bkn.go.id, Cek di Sini!

Peserta rapat koordinasi dari partai politik punya pendapat berbeda. Mereka ingin ukuran baliho lebih besar yaitu 4x6 meter dan ukuran spanduk 1x6 meter.

Ketua Partai Nasdem Tanahlaut, Edy Porwanto beralasan ukuran baliho usulan partai politik itu lebih simetris dan punya estetikanya karena pemilih lebih dapat mengenali calon legislatifnya.

Begitu juga alasan ukuran spanduk 1x6 meter itu agar penempatan foto pengurus partai politik dan foto para caleg di setiap daerah pemilihan lebih proporsional.

Baca: Link Live Streaming Supersoccer TV Polandia vs Portugal UEFA Nations League 2018, Gratis!

"Kalau ukuran baliho dan spanduk dibatasi, tentunya akan membatasi pemilih untuk mengenali wakil mereka di DPRD Kabupaten Tanahlaut," katanya.

Sementara itu, dalam peraturan KPU disebutkan pasal 32 diatur ukuran baliho, billboard atau videotron paling besar ukuran 4x7 meter.

Baca: BREAKING NEWS : Enam Rumah di Kecamatan Gambut Disapu Puting Beliung, Begini Kondisinya

Baca: Pentolan Aremania Juga Kena Sanksi PSSI Usai Laga Rusuh Arema vs Persebaya Liga 1 2018

Ketua KPU Kabupaten Tanahlaut, Arif Mukhyar dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, belum memberikan jawaban terkait belum disepakatinya ukuran baliho dan spanduk usulan partai politik.

"Nanti saja saya belum komentar. Soalnya ini harus ke Takisung," katanya.

Desa Takisung rencana bakal menjadi Desa Percontohan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) 2018 yang diresmikan serentak di seluruh Indonesia pada 17 Oktober 2018 ini. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help