Kriminalitas Banjarmasin

Polda Kalsel Bongkar Kredit Fiktif Rp 22 Miliar, PT BS Bobol Bank dengan Cara Licik Ini

Setelah memperlihatkan surat-surat yang penyitaan, petugas pun membentangkan puluhan meter garis polisi atau police line

Polda Kalsel Bongkar Kredit Fiktif Rp 22 Miliar, PT BS Bobol Bank dengan Cara Licik Ini
Istimewa
Petugas Subdit II Perbankan, Pencucian Uang, Kejahatan Dunia Maya (PPUKDM) saat mempolice line mesin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota Subdit II Perbankan, Pencucian Uang, Kejahatan Dunia Maya (PPUKDM) atau unit Siber Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan mendatangi satu galangan kapal di Jalan RK Ilir Kelurahan Kelayan Selatan dan Jalan Tembus Mantuil Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa (9/10) siang

Setelah memperlihatkan surat-surat yang penyitaan, petugas pun membentangkan puluhan meter garis polisi atau police line ke badan kapal tugboat yang ada di lokasi. Tak hanya satu ternyata tiga badan tugboat yang dipolice line namun juga mesin tugboat

Direktur Kriminal Khusus Kombes Rizal Irawan melalui Kasubdit II/PPUKDM AKBP Zaenal Arifien, Rabu (10/10) siang menuturkan tiga badan kapal tugboat berikut mesinnya tersebut disita karena diduga dibeli menggunakan dana hasil kejahatan pembobolan bank oleh PT BS

Baca: Situbondo Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Getarannya Terasa hingga Denpasar Bali

Menurutnya, modus pembobolan bank yang diduga dilakukan PT BS adalah mendapatkan kredit dari bank dengan cara memanipulasi dokumen persyaratan pembiayaan, membuat kwitansi pembelian kapal fiktif dan menjaminkan agunan fiktif.

Baca: Pemerintah Dinilai Naikkan Harga BBM Sepihak, Fahri Hamzah: Kayak Naikkan Harga Gorengan

Namun belum sempat kapal tugboat yang dibeli PT BS itu untuk operasional, kredit itu macet hingga akhirnya diketahui bahwa pencairan kredit telah dimanipulasi.

Adapun kerugian yang ditimbulkan akibat pembobolan tersebut adalah Rp22 miliar.

Baca: 6 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id Ditutup: Formasi yang Masih Terima Lulusan SMA

Ditanya siapa tersangka dalam kasus ini? Zaenal mengatakan belum.

"Minggu depan akan kita gelar untuk menetapkan tersangkanya," ucap Zaenal seraya mengatakan banyak yang telah mereka sita termasuk dokumen dan lainya.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved