Berita Banjarmasin

Tujuh Relawan Peduli Kembali Berangkat ke Lokasi Gempa dan Tsunami di Palu

Kini aksi serupa kembali dilakukannya guna menjalankan aksi kemanusiaan musibah gempa dan tsunami di Palu

Tujuh Relawan Peduli Kembali Berangkat ke Lokasi Gempa dan Tsunami di Palu
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Relawan Kalimantan Peduli siap berangkat ke Kota Palu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bila sebelumnya Komunitas Kalimantan Peduli telah memberangkatkan sebanyak empat orang relawannya guna membantu korban gempa di Lombok NTB beberapa bulan lalu.

Kini aksi serupa kembali dilakukannya guna menjalankan aksi kemanusiaan musibah gempa dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah, Kamis (11/10/2018) tadi pagi.

Menangani para korban pasca musibah gempa disertai tsunami pada bantuan kali ini mereka memberangkat sebanyak tujuh orang relawan.

Baca: Masyarakat Gelar Istighosah Menyelamatkan Meratus dari Tambang Batu Bara

Ketua Kalimantan Peduli, Muhammad Reza Pahlevi mengatakan rencananya tujuh relawan yang tidak lain termasuk dirinya tersebut akan mendarat langsung di kota Palu.

Ada beberapa bantuan yang akan diberikan pihaknya kepada para korban gempa serta tsunami di Palu tersebut. Diantaranya selain sejumlah uang juga tenaga medis yang diharapkan bisa meringankan beban para korban.

Baca: Diduga Efek Gempa Situbondo, Banjarmasin Bergetar Sebentar Dini Hari Tadi, Warganet Resah

" Untuk sementara jumlah bantuan dana yang berhasil kami kumpulkan senilai Rp 44.321.000. Jadi dari dana ini kami akan mengkonversikan ke logistik sesuai kebutuhan para korban," jelasnya.

Selain itu, yang tidak kalah penting seiring kedatangan relawan Kalimantan peduli ke Palu kali ini mereka juga memboyong tenaga medis.

Baca: Update Jumlah Pelamar Kemenag RI Pada Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

" Nah jadi dengan itu setidaknya bisa membantu para korban yang memerlukan pelayanan kesehatan serta pemulihan traumatik para korban gempa dan tsunami," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Putra Pandawa itu juga mengatakan keberangkatan pihaknya di Palu rencananya akan bertahan selama 15 hari.

" Kami maksimalkan selama di sana bisa membantu para korban bencana. Kami juga akan berkordinasi dengan instansi terkait dan warga Barabai yang kebetulan berada di sana," (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help