Berita Hulu Sungai Tengah

16 Desa di HST Ini Dinyatakan Bebas Jamban, Lulus Verifikasi Kemenkes

Umumnya bagi masyarakat yang tinggal di pinggir sungai. Namun, khusus di 16 desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

16 Desa di HST Ini Dinyatakan Bebas Jamban, Lulus Verifikasi Kemenkes
Hanani
Salah satu jamban di sungai Barabai, Jalan Brigjen H Hasan Basry Barabai, HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Budaya buang air besar (BAB) di jamban (bangunan tempat BAB di Sungai) belum bisa dihilangkan sepenuhnya.

Umumnya bagi masyarakat yang tinggal di pinggir sungai. Namun, khusus di 16 desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini, dinyatakan sudah bebas BAB sembarangan.

Dinas Kesehatan HST bekerjasana dengan TNI, telah melakukan upaya mengubah kebiasaan tersebut, melalui program penyadaran bebas buang air sembarangan, termasuk di jamban.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga 1 Pekan 25, Mulai Jumat (12/10), Persipura vs Persib Bandung Seru!

Sekretaris DInkes HST, Syakdilah, kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (12/10/2018) menjelaskan, desa yang dinyatakan bebas BAB di jamban tersebut warganya telah memiliki WC di dalam rumah.

Desa tersebut adalah Murung A, Pantai Batung, Awang Besar, Gambah, Benawa Tengah, Kayu Bawang, Durian Gantang, Guha, Sungai Rangas, Pandawan, Banua Asam, Banua Supanggal, Buluan, Mahang Matang Landung, dan Desa Palajau serta satu kelurahan yaitu kelurahan Barabai Utara.

Baca: Klasemen Liga 1 2018 Jelang Bhayangkara FC Vs Sriwijaya FC, Persib Bandung Waspadai PSM Makassar

“Para pambakalnya telah mendaklarasikan bahwa desa mereka sudah bebas dari BAB sembarangan di sungai. Pambakal juga menyatakan akan terus menjaga warganya untuk tidak lagi BAB di sembarang tempat, termasuk di jamban,” kata Sakdillah.

Disebutkan, 15 desa plus satu kelurahan tadi sudah lulus verifikasi Kementerian Kesehatan RI, dan dinyatakan memiliki WC sehat 100 persen.

Diharapkan, semua warga desa di HST yang masih BAB di jamban, mengikuti warga di desa-desa bebas BAB sembarangan tadi, agar bisa hidup sehat. Juga agar sungai bebas dari pencemaran el coli, dari kotoran manusia.

Menurut Kadinkes ada tiga kabupaten/kota di Kalsel yag dipilih Pemprov Kalsel sebagai upaya menyuskseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), salah satunya HST.

Baca: Jadwal Ujicoba Timnas Indonesia vs Hongkong Piala AFF 2018, Siaran Langsung di RCTI

Sementara itu, terkait pengelolaan sampah organik dan nororganik oleh Pemkab HST dinilai sudah baik oleh Tim Adipura, dan menjadi faktor utama mendongkrak nilai kebersihan kota Barabai.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help