Balita Obesitas Asal Tapin

Hanom, Balita Obesitas Tapin Terbaring di Rumah Sakit Perlu Uluran Tangan Dermawan

Hanom, Balita Obesitas Tapin Terbaring di Rumah Sakit Perlu Uluran Tangan Dermawan

Hanom, Balita Obesitas Tapin Terbaring di Rumah Sakit Perlu Uluran Tangan Dermawan
ibrahim ashabirin
Rumah bocah obesitas di Desa Suato Lama Kecamatan Salambabaris, Tapin. Mujito tergolong ekonomi menengah ke bawah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Hero Hanum yang baru berusia 4, 5 tahun diduga mengalami penyakit obesitas atau kelebihan berat badan, berat badannya sempat mencapai 53 kilogram.

Balita obesitas itu sudah satu bulan lebih dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin. Kini berat badannya sudah mulai turun menjadi 34 kilogrram.

"Berat badannya sempat mencapai 53 kilogram, setelah mendapat perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin sudah turun drastis, kalau tidak salah berat badannya 34 kilogram," jelas ayah balita itu, Mujito kepada BPost online.Pengobatan anak saya itu menggunakan BPJS, jelasnya.

Keluarga Mujito ini tampaknya perlu bantuan dana untuk pengobatan dan biaya operasional anaknya tersebut. Di lihat dari rumahnya di Desa Suato Lama Kecamatan Salambabaris, Tapin.

Mujito tergolong ekonomi menengah ke bawah.

Baca: Link Live Streaming TV One - Live Streaming Bhayangkara FC vs Sriwijaya FC Liga 1 Pekan 25 Jam 15.30

"Ekonomi keluarga saya dapat dibilang menengah ke bawah, tetapi dengan kondisi seperti ini, anak dalam perawatan di rumah sakit, saya boleh dibilang miskin," jelas Mujito.

Menurut Mujito dirinya bekerja sebagai petani karet, pada musim panas saat ini produksi karet menurun, sehingga pendapatan pun berkurang.

Baca: 16 Desa di HST Ini Dinyatakan Bebas Jamban, Lulus Verifikasi Kemenkes

Dijelaskan Mujito, dirinya ingin selalu ke Banjarmasin mendampingi anak, di sisi lain harus menjaga anak dan sekolahnya di kampung.

Di samping itu biaya ke Banjarnasin paling sedikit perlu uang Rp 120 ribu.

Itu belum biaya pulang. Dan di Banjarmasin perlu biaya makan dan sebagainya.

Semoga ada dermawan yang ringan hati menyisihkan rezekinya untuk membantu Mujito yang kini anaknya terbaring di RSUD Ulin Banjarmasin. (banjarmasinpost/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help