Berita Tabalong

Peserta Indonesia Fire Rescue Challenge akan Disambut Tarian Dayak

Bukan sekadar perkara administrasi. Panitia telah menyiapkan penyambutan peserta dengan suguhan tari tradisional Dayak

Peserta Indonesia Fire Rescue Challenge akan Disambut Tarian Dayak
PT Adaro
Lokasi lomba Indonesia Fire Rescue Challenge (IFRC) 18th PT Adaro Indonesia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Indonesia Fire Rescue Challenge (IFRC) 18th PT Adaro Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung 19-28 Oktober 2018, bakal menghimpun tak kurang dari 500 orang dari 24 tim perusahaan tambang, migas, dan energi seluruh Indonesia.

Sejak kedatangan yang diproyeksi mulai berlangsung pada H-1 pelaksanaan, Coordinator Even and Preparation Local Committee Adaro, Rinaldo Kurniawan mengatakan, tim sudah menyiapkan pendampingan menuju Tabalong.

"Dari Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru, kita sudah menyiapkan unit untuk mobilisasi peserta menuju Islamic Center Tabalong, sebagai wadah registrasi peserta. Usai registrasi, mereka juga mendapat induksi keselamatan," ungkap Rinaldo.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas U-19 Indonesia vs Yordania di RCTI, Jelang Piala AFC U-19 2018

Bukan sekadar perkara administrasi. Panitia telah menyiapkan penyambutan peserta dengan suguhan tari tradisional Dayak, dari sanggar binaan CSR PT Adaro.

Kesiapan tekhnis dan fasilitas untuk kenyamanan diharapkan mampu membuat peserta betah. Sekaligus keinginan menjadi tuan rumah yang baik.

Sementara itu, hingga saat ini kesiapan venue dan fasilitas peserta terus dikebut. Kenyamanan menjadi prioritas.

Terutama Regional Integrated Sistem Area (RISA) Adaro di Kabupaten Balangan, sebagai sentra penempatan tim dengan 4 venue kompetisi di dalamnya, bakal dipenuhi sekitar 500 peserta dari 24 tim peserta dari perusahaan tambang, energi, dan migas seluruh Indonesia.

Baca: Cek Persyaratan Berkas Via PO BOX di Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id 3 Hari Lagi Ditutup

Berkonsep perkemahan, pada setiap tenda peserta telah disiapkan kelengkapan air minum, akses listrik, dan laundry.

"Selain itu, di area tersebut juga telah dibangun 55 kamar mandi serta toilet portable. Selama kegiatan, peserta juga dimanjakan dengan area rekreasi, kantin, jaringan internet gratis, serta hiburan setiap malam usai kegiatan," ungkap Rinaldo.

Untuk hal yang sifatnya mendesak, juga difasilitasi. Namun, t hanya keperluan mendesak untuk tim. Peserta bakal disentralisir di RISA.

Saat challenge berlangsung, imbuhnya, panitia juga menyiapkan siaran live streaming yang terhubung dengan akses sistem perusahaan asal peserta.

"Secara keseluruhan, 90%. Pemasangan tenda peserta. Penempatan wc portable, dan penataan challenge area. Bisa disaksikan live, bisa diakses perusahaan peserta," katanya. (banjarmasinpost co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help