Berita Hulu Sungai Selatan

Puluhan Kepala Desa di HSS dan Tapin Studi Banding ke Malang, Dua Industri ini yang Dikunjungi

Kegiatan edukasi dari PT Antang Gunung Meratus (AGM) pada Jumat, (12/10) di Kabupaten Malang, para kepala desa belajar

Puluhan Kepala Desa di HSS dan Tapin Studi Banding ke Malang, Dua Industri ini yang Dikunjungi
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Manager external affairs PT AGM Fatchoel Hadi bersama sejumlah camat dan kades yang mengikuti kegiatan edukasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kegiatan edukasi dari PT Antang Gunung Meratus (AGM) pada Jumat, (12/10) di Kabupaten Malang, para kepala desa belajar membuat minuman dari buah apel dan pembuatan minuman dari susu sapi.

Untuk pembuatan minuman dari buah apel, para kepala desa dan Camat dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Tapin melihat secara langsung produksi di Brosem Agro Industri Kelompok Tani PKK RW X Kelurahan Sisir Kota Wisata Batu.

Para rombongan mendapat informasi dari wakil manager Brosem Sugeng, bagaimana proses pembuatan minuman dari buah apel dari proses awal hingga menjadi kemasan sirup buah apel.

Baca: 15 Link Kisi-kisi Contoh Soal CPNS 2018, Download Sscn.bkn.go.id, Tinggal 3 Hari Lagi!

"Bahan utamanya adalah buah apel yang memiliki kualitas keasaman paling tinggi. Sarinya dari apel yang dibuat minuman. Sementara ampas dari apel itu dibuat olahan lain seperti dodol," katanya.

Dikatakannya bahwa dalam satu hari pihaknya bisa menghasilkan ribuan liter sari apel yang dikemas menjadi minuman sari buah apel.

Untuk minuman susu sapi, para kades belajar di Koperasi Sae Pujon Kabupaten Malang.

Baca: Makan Sedikit Saja Tubuh Hero Hanom Tetap Gemuk, Dokter Indra: Masih Bisa Sembuh

Mereka mendapatkan penjelasan terkait awal perkembangan koperasi Sae Pujon dari merintis puluhan tahun lalu dengan puluhan sapi perah hingga saat ini berkembang dengan ekor sapi perah.

Manager external affairs PT AGM Fatchoel Hadi mengatakan bahwa kegiatan edukasi para kepala desa yang ada di Kabupaten HSS dan Tapin diharapkan bisa diaplikasikan ke daerahnya masing-masing.

"Kita sengaja memilih usaha yang berawal dari usaha kecil namun saat ini sudah berkembang dan memiliki prestasi Nasional. Memilih usaha yang awalnya dari gang sempit namun bisa menasional," kata Fatchoel Hadi.

Baca: BKN Umumkan Formasi Kota Bengkulu Dihapus di Pendaftaran CPNS 2018 via Link sscn.bkn.go.id

Dengan harapan, wawasan dan informasi yang didapat dari usaha yang dikunjungi dan dipelajari bisa diaplikasikan ke daerahnya masing-masing.

"Mengingat mereka yang awalnya dari usaha kecil sekarang bisa berkembang. Tentunya di Kabupaten Tapin dan HSS juga bisa diterapkan. Semoga nantinya bisa diaplikasikan ke daerah masing-masing," harapnya.

Sekadar diketahui, Kegiatan edukasi ini dilaksanakan oleh PT Antang Gunung Meratus (AGM) dengan membawa para kepada desa yang berada di ring satu lokasi pertambangan baik di wilayah Kabupaten HSS dan Kabupaten Tapin dengan tujuan studi banding edukasi ke daerah Malang, Jawa Timur, 11-14 Oktober.

Comdev & CSR Dept. Head PT AGM Syamsul Bahri mengatakan kegiatan itu dilaksanakan untuk menambah wawasan dari kepala desa yang mengikuti kegiatan edukasi.

Diharapkan dari kegiatan itu nantinya para Kades bisa mendorong masyarakat berinisiatif mengembangkan koperasi dan industri rumah tangga yang mendukung perekonomian dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help