Berita Tabalong

Bawaslu Surati Semua Caleg, Terkait Pengawasan Alat Peraga Kampanye

Tanpa terkecuali sebanyak 338 oranh caleg Kabupaten Tabalong dikirimi surat yang isinya mengingatkan soal alat peraga kampanye

Bawaslu Surati Semua Caleg, Terkait Pengawasan Alat Peraga Kampanye
dony usman
Ketua Panwascam Jaro Loki Santoso 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Surat edaran dibagikan Bawaslu untuk semua caleg Kabupaten Tabalong yang menjadi kontestan Pileg 2019.

Tanpa terkecuali sebanyak 338 oranh caleg Kabupaten Tabalong dikirimi surat yang isinya mengingatkan soal alat peraga kampanye (APK).

Komisioner Bawaslu Tabalong, Fahmi Failasopa, Sabtu (13/10/2018), membenarkan, ada surat yang dibagikan untuk semua caleg.

Surat tersebut berisikan tentang berapa jumlah APK, lokasi penempatan dan juga lokasi mana saja yang tidak boleh dijadikan tempat pemasangan APK.

Baca: Hasil Babak 1 PSIS Semarang vs Barito Putera Liga 1 2018, Gol Hari Nur untuk PSIS

"Isinya tentang ketentuan serta larangan pemasangan APK, dikirim kesemua caleg sejumlah 338 orang caleg DPRD Tabalong," katanya.

Menurutnya ini dilakukan agar ketentuan serta larangan tersebut diketahui secara langsung oleh caleg yang bersangkutan.

Baca: Siswa SMK Muda Kreatif Barabai Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

"Karena selama ini edaran maupun himbauan yg kami sampaikan kepada partai politik sebagai peserta pemilu di Kabupaten Tabalong sebagian tidak diteruskan atau diinformasikan lebih lanjut kepada para caleg," katanya.

Untuk itulah agar semua caleg bisa mengetahui maka surat diberikan untuk semua caleg yang teknis penyampaiannya langsung diserahkan kepada para caleg melalui panwaslu kecamatan sesuai alamat domisili para caleg tersebut.

Terpisah Ketua Panwascam Jaro, Loki Santoso, mengatakan, pihaknya sudah bergerak untuk mengantarkan surat ke caleg yang berdomisili di wilayahnya.

Baca: Bupati Kotabaru Kerahkan Satu Unit Ekskavator Bantu Pembersihan Lokasi Pasar Bekas Kebakaran

"Ada sepuluh orang caleg yang berdomisili dan sudah sebagian sudah diterima para caleg," katanya.

Pihaknya dalam menyampaikan surat tidak melalui perantara dan langsung diberikan setangan kepada caleg yang bersangkutan.

"Harus diterima langsung si caleg, tidak bisa diwakilkan dan dibuat surat tanda terima serta ada foto dokumentasi penyerahan," tegasnya.

Makanya apabila saat didatangi caleg tidak ada, maka petugas di lapanhan akan kembali mendatangi supaya surat bisa diterima langsung .(banjarmasinpost co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved