Berita Banjarmasin

Kontribusi IDI Bangun Kesehatan Masyarakat Kalsel

Dua periode Dr M Rudiansyah M Kes SpPD-KGH FINASIM dipercaya menjadi Ketua IDI Wilayah Kalsel

Kontribusi IDI Bangun Kesehatan Masyarakat Kalsel
istimewa/ IDI Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua periode Dr M Rudiansyah M Kes SpPD-KGH FINASIM dipercaya menjadi Ketua IDI Wilayah Kalsel, seiring pelantikan pengurus periode 2018-2021, Sabtu (13/10).

Pada pelantikan di Hotel G'Sign Banjarmasin itu, Rudiansyah menyatakan segera melakukan konsolidasi internal dan eksternal serta menjalin stakeholder untuk bermitra sehingga bisa berperan membangun Kalsel sehat.

"Banyak pula tantangan kita, antara lain MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) yang membuka pintu kedatangan dokter asing. Sebab itu kami akan terus meningkatkan kompetensi dokter-dokter kita melalui seminar, simposium dan lainnya," jelasnya.

Selaim itu harapnya ada kebijakan untuk menyaring dokter asing, sehingga tidak asal masuk tapi melalui proses seleksi.

Baca: SAKSIKAN Live Streaming RCTI Timnas U-19 Indonesia vs Yordania, Ujicoba Jelang Piala Asia U-19 2018

Baca: Klasemen & Hasil Perolehan Medali Asian Para Games 2018, Indonesia Masuk 5 Besar

Baca: Penjelasan Resmi Presiden Jokowi Terkait Pembatalan Kenaikan Harga BBM Jenis Premium

Mengenai ketersediaan dokter di Kalsel, dikatakan Rudiansyah bahwa masih kekurangan dokter spesialis dan konsultan yang memang banyak diperlukan.

"Antara lain spesialis langka yaitu spesialis patologi anatomi tidak semua daerah ada, kemudian spesialis anastesi, juga bedah kandungan," paparnya.

Gubernur Kalsel diwakili H Gusti Burhanudin MSi, staf ahli bidang pemerintahan hukum dan politik, menyampaikan, perlunya kontribusi IDI untuk membangun kesehatan masyarakat Kalsel.

"Masih cukup banyak problema dan kendala membangun kesehatan di daerah ini, antara lain belum semua kabupaten punya rumah sakit, fasilitas dan saran kesehatan belum seluruhnya memadai baik secara kuantitas dan kualitas," jelasnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming RCTI Timnas U-19 Indonesia Vs Yordania Piala Asia U-19

Baca: Turnamen Tenis Teratai Cup 2018 Dibuka, Kapolres Ingin Tanahbumbu Hebat

Hal lainnya, kekurangan dokter dan tenaga kesehatan lainnya, kemudian rendahnya prilaku masyarakat untuk hidup sehat sehingga penyakit menular masih ada. Begitu juga meningkatknya penyakit kanker, jantung, hipertensi.

"Sebab itu pemerintah perlu masukan dan kajian dari IDI Kalsel untuk sama-sama membangun kesehatan di banua ini, sehingga ptogram pembangunan masyarakat sehat dapat tercapai," tandasnya.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved