CPNS 2018

Seleksi Pendaftaran CPNS 2018 Ada yang Coba Tipu-tipu, Modus Perbaiki File Corrupt Malah Minta Uang

Seleksi Pendaftaran CPNS 2018 Ada yang Coba Tipu-tipu, Modus Perbaiki File Corrupt Tapi Malah Minta Uang

Seleksi Pendaftaran CPNS 2018 Ada yang Coba Tipu-tipu, Modus Perbaiki File Corrupt Malah Minta Uang
Surya
CPNS 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seleksi Pendaftaran CPNS 2018  via sscn.bkn.go.id Ada yang Coba Tipu-tipu, Modus Perbaiki File Corrupt Tapi Malah Minta Uang.

Hati-hati bagi Anda yang sedang mengikuti proses seleksi Pendaftaran CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id.

Ada yang diduga ingin melakukan penipuan, modusnya Perbaiki File Corrupt, ujung-ujungnya minta duit.

Para pendaftar CPNS 2018 diminta berhati-hati, apalagi jelang Pendaftaran CPNS 2018 berakhir dalam 2 hari lagi.

Baca: Jadwal Revisi Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2018,Tinggal 2 Hari Lagi Klik di Sscn.bkn.go.id

Sampai Jumat (12/10/2018) pukul 16.00 WIB, sudah sebanyak 4.228.686 akun pelamar sudah tercatat hingga pukul 16.00 WIB via sscn. bkn.go.id.

Dikutip dari kompas.com, sejumlah pelamar memiliki masalah dalam mengunggah dokumen.

Adapun di antara kendala itu adalah, dokumen tidak terbaca atau file corrupt.

Baca: Hasil Akhir Timnas U-19 Indonesia vs Yordania: Skor 3-2, Egy Maulana Cs Menang Dramatis

Rupanya, Badan Kepegawaian Negara ( BKN) ada menerima laporan pihak tertentu diduga berupaya melakukan penipuan dengan modus memperbaiki file corrupt.

"Kami mendapat laporan penipuan. Pelamar dihubungi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab, mengatasnamakan panitia instansi yang bersedia membantu file corrupt dengan imbalan tertentu," ujar Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan saat dihubungi Kompas.com pada Sabtu (13/10/2018).

Baca: Klasemen & Hasil Perolehan Medali Asian Para Games 2018, Indonesia Masuk 5 Besar

Melalui surat resmi bernomor E 26-30/V 143-1/99, BKN menyatakan bahwa pengunggahan ulang atau perbaikan file corrupt tidak dipungut biaya alias gratis.

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved