Berita Hulu Sungai Selatan

Buah Rambutan Melimpah, Pembuatan Keripik Rambutan Pun Mulai Digagas di Padang Batung

Dari kunjungan edukasi yang dilakukan oleh para kepala desa dan Camat yang ada di Kabupaten HSS ke daerah Malang, Jawa Timur

Buah Rambutan Melimpah, Pembuatan Keripik Rambutan Pun Mulai Digagas di Padang Batung
aprianto
Rombongan saat foto bersama setelah selesai mengikuti kegiatan edukasi. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Melimpahnya buah rambutan di wilayah Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menjadi langkah awal untuk bisa dilakukan pengembangan olahan dari buah rambutan.

Dari kunjungan edukasi yang dilakukan oleh para kepala desa dan Camat yang ada di Kabupaten HSS ke daerah Malang, Jawa Timur (Jatim). Mereka juga tertarik untuk mengembangkan olahan dari buah seperti yang ada di Kabupaten Malang, Jatim.

Kegiatan edukasi yang dilaksanakan oleh PT Antang Gunung Meratus (AGM) dengan membawa para kepada desa dan camat yang berada di reng satu lokasi pertambangan baik di wilayah Kabupaten HSS dan Kabupaten Tapin berakhir, Minggu, (14/10).

Baca: Mulan Jameela Posting Video Lagi Olahraga, Malah Disuruh Ahmad Dhani Memasak

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Resmi Ditutup Senin (15/10), BKN Minta Unggah Ulang Dokumen di Sscn.bkn.go.id

Mereka telah mengunjungi sejumlah tempat usaha untuk dipelajari dan diharapkan bisa dikembangkan di desanya masing-masing.

Tempat yang dikunjungi seperti cara berkebun stroberi di Desa Pandan Rejo Kecamatan Bumi Aji Kabupaten Kota Batu, Jawa Timur.

Pembuatan minuman dari buah apel di Brosem Agro Industri Kelompok Tani PKK RW X Kelurahan Sisir Kota Wisata Batu. Serta pembuatan minuman susu sapi dan peternakan sapi perah di Koperasi Sae Pujon Kabupaten Malang.

Baca: Contoh Soal Tes CPNS dan Simulasi CAT BKN Usai Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Persipura Jayapura Vs Persib Bandung Liga 1 2018

Dari sejumlah kunjungan itu, Camat Padang Batung H Akhmad Suriani mengatakan pihaknya berencana akan mengembangkan dan memanfaatkan buah yang ada di wilayahnya.

"Tempat kita banyak tanaman rambutan. Saat musimnya, buah rambutan akan melimpah. Ini yang kita pikirkan bagaimana untuk pengembangan ke depannya," katanya.

Pihaknya berencana akan melakukan pengolahan buah rambutan menjadi produk yang bernilai selain dijual langsung. Mengingat saat musimnya, harga buah rambutan sangat murah.

"Karena murah untuk dijual, para pekebun bahkan membiarkan buah rambutan sampai membusuk di atas pohon. Antara biaya panen dengan harga jual sama. Sehingga petani tidak ada untung, jadinya mereka biarkan buah rambutannya," jelasnya.

Melihat adanya olahan buah apel yang bisa dijadikan minuman hingga keripik apel. Camat Padang berencana akan mencoba membuat keripik dari buah rambutan.

Manager external affairs PT AGM Fatchoel Hadi mengatakan bahwa kegiatan edukasi para kepala desa yang ada di Kabupaten HSS dan Tapin diharapkan bisa diaplikasikan ke daerahnya masing-masing.

Sekadar diketahui, Kegiatan edukasi ini dilaksanakan oleh PT Antang Gunung Meratus (AGM) dengan membawa para kepada desa yang berada di ring satu lokasi pertambangan baik di wilayah Kabupaten HSS dan Kabupaten Tapin dengan tujuan studi banding edukasi ke daerah Malang, Jawa Timur, 11-14 Oktober.

Comdev & CSR Dept. Head PT AGM Syamsul Bahri mengatakan kegiatan itu dilaksanakan untuk menambah wawasan dari kepala desa yang mengikuti kegiatan edukasi.

"Kita berharap, kegiatan ini nantinya para Kades bisa mendorong masyarakat berinisiatif mengembangkan koperasi dan industri rumah tangga yang mendukung perekonomian dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)," katanya. (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved