Berita Hulu Sungai Utara

Dinas Pendidikan HSU Serahkan 10 Ton Beras untuk Korban Tsunami di Palu

Penggalangan dana mulai dari tingkat siswa hingga orang tua wali sampai guru dan seluruh pegawai dinas pendidikan.

Dinas Pendidikan HSU Serahkan 10 Ton Beras untuk Korban Tsunami di Palu
reni kurnia wati
Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Penggalangan dana mulai dari tingkat siswa hingga orang tua wali sampai guru dan seluruh pegawai dinas pendidikan.

Penggalangan dana dalam bentuk uang tunai yang kemudian dibelanjakan berupa makanan dan keperluan sehari-hari. Seperti beras dan mie instan serta popok bayi.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Resmi Ditutup Senin (15/10), BKN Minta Unggah Ulang Dokumen di Sscn.bkn.go.id

Kepala Dinas Pendidikan Hsu Rahmat mengatakan penggalangan dana dilakukan sudah dengan persetujuan Bupati HSU. Guru diminta Untuk menginformasikan kegiatan ini kepada orang tua atau wali serta seluruh siswa di seluruh tingkat pendidikan.

Di setiap sekolah dikumpulkan oleh kepala sekolah dan diserahkan kepada Kepala UPT dinas pendidikan yang kemudian diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Kabupaten.

Baca: Contoh Soal Tes CPNS dan Simulasi CAT BKN Usai Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Bantuan berupa dana sekitar 130 juta yang kemudian dibelikan bahan makanan termasuk beras seberat 10 ton. Ada juga Dermawan yang mem nyumbang dalam bentuk beras sebanyak 1 ton.

"kami sudah menyerahkan bantuan ke Kodim 1001 Amuntai dan bagi orang tua atau guru yang masih ingin memberikan sumbangan bisa langsung diserahkan ke UPT masing-masing Kecamatan," ujarnya.

Penggalangan dana ini sekaligus sebagai edukasi kepada siswa untuk saling membantu dan mengajarkan rasa berbagi kepada sesama. Para siswa juga diberi nasehat untuk saling membantu terhadap sesama teman yang sedang mengalami kesusahan.

Baca: Kubah Masjid Dinilai Terlalu Tinggi, Jadi Kekhawatiran Pihak Bandara Tjilik Riwut

"Seluruh sekolah berpartisipasi dan ikut memberikan bantuan sehingga Dana yang terkumpul cukup banyak selain dalam bentuk makanan sebagian bantuan juga diserahkan dalam bentuk uang tunai," ungkapnya.

Sahlah Anggota Kodim 1001 Amuntai mengatakan saat ini pihaknya memamng masih menerima bantuan terlebih dalam bentuk makanan, untuk pakaian layak pakai sementara dibatasi karena tempat yang tidak memadai lagi.

"Pengiriman bantuan akan dilakukan saat kapal milik TNI AL kembali berlabuh dan mengirimkan bantuan dai Kalimantan Selaatan Langsung ke Palu," ujarnya. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved