Alih Fungsi Kebun Karet

Buka Usaha Pertambangan Selama 8 Tahun, PTPN XIII Gunakan Hasil Tambang Batu Bara untuk ini

Sementara itu, manajemen PTPN XIII mengakui, tahun ini memang ada rencana penambangan batu bara.

Buka Usaha Pertambangan Selama 8 Tahun, PTPN XIII Gunakan Hasil Tambang Batu Bara untuk ini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sementara itu, manajemen PTPN XIII mengakui, tahun ini memang ada rencana penambangan batu bara.

Namun lokasinya hanya berada di area kebun atau di kawasan hak guna usaha (HGU) yang ada.

"Jadi, tidak asa ekspansi tambang ke luar kawasan HGU kebun kami," ucap Hikmat Gunadi, Manager Kebun Danausalak PTPN XIII, akhir pekan tadi.

Dia menyebut, kegiatan penambangan itu saat ini masih dalam tahap mobilisasi peralatan dan pembukaan area.

Baca: Penjelasan Cut Meyriska Tentang Videonya dengan Raffi Ahmad yang Viral di Instagram

Memang, ujar dia, sejumlah alat berat telah berada di lokasi, tapi belum melakukan pengerukan batu bara.

Hikmat diddampingi Irwan, Manager Kebun Pelaihari, menuturkan, sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) beberapa waktu lalu telah disepakati diversifikasi usaha yakni membuka usaha penambangan batu bara di wilayah Kebun Danausalak.

Teknis operasionalnya, jelas dia, ditangani manajemen tersendiri yang dinakhodai manajer tambang.

Baca: Coba Tips Ini Jika Link sscn.bkn.go.id Lambat, Pendaftaran CPNS 2018 Ditutup Hari Ini 23.59 WIB!

Disebutkan dia, luasan area kebun yang akan ditambang tak terlalu luas hanya sekitar 2.000 hektare dari total luas area Kebun Danausalak 10.227 hektare yang berada di zona Utara.

"Hasil tambang batu bara itu kelak akan digunakan membiayai konversi komoditas karet ke kelapa sawit. Itu sebabnya operasional tambang sifatnya cuma sementara saja, hanya delapan tahun," sebut Hikmat.

Dijelaskan Hikmat, konversi komoditas tersebut telah menjadi keputusan manajemen pusat, mengingat pangsa pasar karet yang kian meredup.

Sebaliknya pasar sawit kian prospekif.

Baca: Begini Ekspresi Raffi Ahmad saat Nagita Slavina Gendong Anak Caca Tengker, Kamu Cuek Sama Aku

Realisasi konversi sawit dilakukan secara bertahap dan dimulai tahun ini seluas 971 hektare, dan program konversi komoditas ditargetkan tuntas hingga tahun 2023 mendatang.

"Jadi, intinya keberadaan divisi usaha tambang ini cuma untuk menopang program konversi komoditas tersebut. Untuk informasi detailnya, termasuk aspek legalitas dan lainnya, silakan menghubungi manajemen tambangnya," ucap Hikmat.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Syayafurddin Dasal, Manager Tambang Danausalak PTPN XIII belum berhasil dikonfirmasi.

Beberapa kali Bpost mengontak tak direspon, dan hanya sebatas membaca pesan Whatsapp (WA) tanpa memberikan respons balik.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved