Berita Kotabaru

Deadlock, Pelaksanaan APBDP Diatur Melalui Perkada, Dewan Janji Lakukan Pengawasan

Pembahasan untuk pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBDP) 2018 mengalami kebuntuan (deadlock).

Deadlock, Pelaksanaan APBDP Diatur Melalui Perkada, Dewan Janji Lakukan Pengawasan
panoramio.com
Gedung DPRD Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pembahasan untuk pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBDP) 2018 mengalami kebuntuan (deadlock).

Karena tidak ada kesepakatan badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) yang bakal berbuntut kerugian daerah.

Seperti diketahui batas masimal pelaksanaan pembahasan APBDP 30 September, ditutup atau tidak bisa dilanjutkan mengacu pada Undang-undang nomor 23 Pasal 317 tentang pemerintahan daerah.

"Kalau dilanjutkan (pembahasan), maka kita (DPRD) sama dengan melanggar Undang-Undang. Walaupun lewat sehari," kata Wakil Ketua I DPRD Kotabaru M Arif kepada banjarmasinpost.co.id di ruang kerjanya, Senin (15/10/2018).

Baca: Trailer Film Bernafas Dalam Kubur Dirilis, Peran Luna Maya Jadi Suzanna Banjir Pujian

Menurut Arif, terkait kebuntuan pembahasan pelaksanaan APBDP 2018, tidak adanya kesepahaman eksekutif dan legislatif.

Sementara apabila APBDP tidak dilaksanakan bisa menimbulkan kerugian daerah, maka dari itu hasil konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih ada pengecualian.

Diatur di dalam Permendagri nomor 33 tahun 2017, menyatakan ada regulasi, pelaksanaan penjabaran APBD sebelumnya, dengan didasari peraturan kepala daerah (Perkada).

Baca: Penyanyi Cilik Keturunan Indonesia Malea Emma, Raih Golden Ticket American Idol

Dengan syarat-syarat adalah, karena dianggap darurat dan bila APBDP tidak dilaksanakan akan menimbulkan kerugian daerah yang lebih besar.

"Itu syarat-syaratnya," tambah Arif kepada banjarmasinpost.co.id.

Maka dari itu, Arif menegaskan, pelaksanaan APBDP yang diatur dengan Perkada, juga harus dipayungi telaahan-telaahan dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) masing-masing.

Halaman
123
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved