Dugaan Ratna Sarumpaet Dianiaya

Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Kabur dari Media Usai Diperiksa Terkait Hoaks Ratna Sarumpaet

Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Nanik S Deyang diperiksa dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet

Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Kabur dari Media Usai Diperiksa Terkait Hoaks Ratna Sarumpaet
(Kompas.com/Sherly Puspita)
Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang kabur dari kejaran media usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 12 jam sebagai saksi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 12 jam sebagai saksi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Nanik S Deyang kabur dari kejaran media.

Diketahui Nanik mulai diperiksa pada Selasa (16/10/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, dan baru Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 01.30 WIB.

Saat hendak keluar dari gedung pemeriksaan, sejumlah kerabat Nanik beserta sejumlah kuasa hukumnya terlebih dahulu berjalan menuruni tangga keluar gedung.

Nanik awalnya tak terlihat berada dalam rombongan tersebut. Namun, tiba-tiba Nanik menyelip di antara rombongan tersebut dan berlari meninggalkan kerumunan awak media dengan didampingi beberapa pria.

Baca: Pelamar CPNS 2018 yang Wajib Unggah Ulang Diumumkan, Terdaftar di sscn.bkn.go.id 3.470.567 Orang

Baca: Hasil Spanyol vs Inggris UEFA Nations Super League 2018, Spanyol Kalah Tipis dari Inggris di Kandang

Baca: Instansi Ini Terima Berkas Fisik CPNS 2018 Hingga 17 Oktober 2018, Daftar Tak Melalui sscn.bkn.go.id

Wanita yang mengenakan kerudung cokelat muda dan kemeja putih itu menghindari sorot para awak media. Padahal, para kuasa hukum Nanik masih berdiri di depan gedung pemeriksaan untuk memberikan keterangan pers. Di tangga keluar menuju area parkir, Nanik hampir terjatuh akibat menghindari kejaran awak media.

"Awas ya jatuh, jatuh, awas," teriak seorang pria. Namun, Nanik tetap saja tak bergeming. Ia bergegas masuk ke dalam mobilnya tanpa memberi keterangan apa pun kepada awak media. Bahkan, di dalam mobil, Nanik mengambil posisi membelakangi kaca depan mobil untuk menyembunyikan wajahnya.

Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang kabur dari kejaran media usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 12 jam sebagai saksi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet.
Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang kabur dari kejaran media usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 12 jam sebagai saksi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet. ((Kompas.com/Sherly Puspita))

Nanik tampak ketakutan menghadap ke arah kamera para awak media yang mengambil gambarnya.

Di kesempatan yang sama, Kuasa Hukum Nanik, Marthadinata justru menyebut kliennya masih dalam keadaan yang rileks dan tak merasakan tekanan apa pun selama menjalani pemeriksaan.

Marthadinata mengungkapkan alasan kliennya tersebut tak mau memberikan keterangan kepada awak media dan terkesan menghindar.

"Ibu (Nanik) santai hari ini alhamdulillah. Cuman agak sedikit lelah hari ini karena puasa. Sebenernya kami dari 1,5 jam yang lalu sudah selesai. Karena puasa jadi agak sedikit capek lah," sebut Marthadinata, Selasa dini hari.

"Karena ibu enggak siap hari ini (memberikan keterangan), karena capek sekali karena menjalani puasa, capek sekali. Sama kebanyakan ketawa, selain banyak ngomong ibu juga banyak ketawa hari ini karena memang penyidik juga kooperatif sekali dan enggak mungkin ada tekanan lah," kata dia lagi.

Baca: Jadwal Pengumuman Verifikasi Administrasi CPNS 2018, Bisa Cek di sscn.bkn.go.id

Baca: Drama KPK Tangkap Bupati Bekasi, Wakil Ketua KPK : Jejaknya Sempat Tak Terlacak

Baca: Berawal dari Blog, Galau karena Mantan, Hingga Bisa Menerbitkan Buku

Marthadinata menyebut, dalam pemeriksaan kali ini, Nanik menjawab 30 pertanyaan dari penyidik dengan baik. Sebelumnya, Nanik dipanggil sebagai saksi kasus penyebaran hoaks tentang pengeroyokan Ratna Sarumpaet.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan alasan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Nanik.

"Jadi, Bu Nanik ini perannya adalah dia yang memberitahukan bahwa RS (Ratna Sarumpaet) dianiaya, memberitahukan kepada Pak Prabowo. Kami akan gali keterangannya seperti apa," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Nanik S Deyang Lari Hindari Media Usai Jadi Saksi Hoaks Ratna Sarumpaet... "

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved