Penembakan di Ruang Anggota DPR RI

Lagi! Dua Peluru 'Nyasar' Ditemukan di Gedung DPR RI, Kali Ini di Ruang Anggota Fraksi Demokrat

Lagi! Dua peluru 'nyasar' ditemukan di gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (17/10/2018)

Lagi! Dua Peluru 'Nyasar' Ditemukan di Gedung DPR RI, Kali Ini di Ruang Anggota Fraksi Demokrat
Istimewa/Tribunnews
Peluru di ruangan 1008 tempat berkantornya anggota Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jaya Baya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Lagi! Dua peluru 'nyasar' ditemukan di gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (17/10/2018). Kali ini ditemukan di ruang anggota Fraksi Demokrat.

Peluru 'nyasar' tersebut ditemukan di lantai 10 tepatnya ruang 1008 tempat berkantornya anggota Fraksi Demokrat Vivi Jayanti Jayabaya, dan ruang 2009 tempat berkantornya anggota Fraksi PAN Totok Daryanto.

Sebelumnya, juga ditemukan peluru 'nyasar' di ruangan anggota DPR RI, Bambang Heri Purnama.

Pantauan Tribunnews, saat ini ke dua ruangan tersebut sedang diselidiki oleh Pengamanan Dalam (Pamdal). belum tampak personil kepolisian di lokasi tersebut.

Baca: Keterangan Wakapolri Soal Peluru Nyasar di Ruang Anggota DPR RI, Bambang Heri Purnama

"Kita enggak tahu ini baru apa sama yang kemarin, kita sudah kontak aparat kepolisian untuk kemari," ujar Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan, Sufmi Dasco Ahmad di lokasi.

Lubang proyektil tersebut menurut Dasco sama seperti yang terjadi pada Senin lalu di ruangan anggota Fraksi Gerindra Wenny Warouw dan ruangan anggota Fraksi Golkar Bambang Heri Purnama.

Menurut Dasco, berbagai kemungkinan bisa terjadi. Peluru tersebut bisa baru saja ditemukan atau ditembakan bersamaan dengan kejadian Senin lalu.

"Karena pada saat Senin lalu, ruangan ini (1008) kosong)," katanya.

Baca: Peluru Kenai Jilbab Staf Bambang Heri Purnama, Ini Fakta Dugaan Penembakan Ruang Anggota DPR RI

Adanya peluru di ruangan anggota Fraksi demokrat baru diketahui dari salah seorang staf ahli di ruangan tersebut.

Adanya peluru yang menempel di dinding kemudian dilaporkan ke Pamdal untuk kemudian dilanjutkan ke kepolisian.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved