Pilpres 2019

Prabowo Sempat Ditawari Jadi Menteri di Era Presiden SBY, Adik Prabowo Curhat Jelang Pilpres 2019

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto selama ini memilih mengambil posisi sebagai oposisi

Prabowo Sempat Ditawari Jadi Menteri di Era Presiden SBY, Adik Prabowo Curhat Jelang Pilpres 2019
Tribunnews/JEPRIMA
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto selama ini memilih mengambil posisi sebagai oposisi dari pemerintah.

Sejak pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2009-2014, Partai Gerindra berada di luar kabinet pemerintah bersama Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-Perjuangan) dan Partai Hanura.

Pun saat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gerindra tetap berada di luar pemerintahan.

Prinsip yang berbeda dengan perjuangan pemerintah menurut Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo, menjadi alasan bagi Prabowo dan dirinya tidak gila kekuasaan.

Baca: SAKSIKAN! Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Taiwan Piala Asia U-19 2018 - Link Streaming RCTI

Baca: Hasil Denmark Open 2018 Babak Kedua - Marcus/Kevin ke Perempat Final, Kalahkan Pasangan Jerman

"Kami punya prinsip. Ini buka soal jabatan. Bukan soal jadi Menteri atau Wapres. Ini bukan soal saya dan keluarga saya. Tapi kita prihatin dengan keadaan bangsa kita. Tujuan kami untuk menegakkan Pancasila," tegas adik Prabowo Subianto ini, saat menyambangi redaksi Tribunnews, di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/10/2018).

Aneka tawaran kursi Menteri bagi Gerindra menurut Hashim, sudah ditawarkan sejak zaman SBY menjadi Presiden.

"Kalau saya mau jadi Menteri sudah lama. Terus terang saja, kami sudah ditawarkan macam-macam Menteri, Prabowo sudah ditawarkan sejak SBY. Tapi kami berprinsip berada di luar saja. karena tidak sesuai dengan program kami," kisah Hasim.

Karena itu dia pastikan, majunya kembali Prabowo untuk kali ketiga dalam konstelasi Pilpres bukan karena haus akan kekuasaan.

Namun imbuhnya, Prabowo memiliki kepedulian luar biasa terhadap kondisi Bangsa Indonesia.

Baca: Roro Fitria Divonis 4 Tahun Penjara, Ini Alasan Majelis Hakim Tak Kabulkan Rehabilitasi

Baca: 3 Cara Cek Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi Usai Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Apalagi darah pejuang juga sudah mengalir ke dalam darah Prabowo dan Hashim. Karena empat anggota keluarga mereka gugur pada massa perjuangan kemerdekaan dulu.

"Kami merasa terpanggil untuk menyelamatkan Indonesia. Keluarga kami gugur untuk Republik. Paman kami gugur dibunuh dalam suatu pertempuran. Mereka gugur bukan untuk jabatan, tapi untuk satu untuk cita cita Indonesia," cetusnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hashim: Kalau Kejar Kekuasaan, Sudah Sejak Zaman SBY, Prabowo Ditawarkan Jabatan Menteri

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved