Kriminalitas Balangan

Pengedar Obat Daftar G di Desa Sungai Ketapi Ditangkap Polisi Saat Transaksi di Rumah

Resah dengan aktivitas transaksi obat daftar G di Desa Sungai Ketapi Kecamatan Paringin, warga akhirnya berinisiatif melaporkan ke polisi.

Pengedar Obat Daftar G di Desa Sungai Ketapi Ditangkap Polisi Saat Transaksi di Rumah
Foto humas polres balangan
barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Resah dengan aktivitas transaksi obat daftar G di Desa Sungai Ketapi Kecamatan Paringin, warga akhirnya berinisiatif melaporkan ke polisi.

Adapun warga yang sering melakukan aktivitas tersebut diketahui bernama HD alias DY (38) yang juga merupakan warga Desa Sungai Ketapi RT 02.

Polsek Paringin selaku pemangku wilayah saat menerima laporan tersebut tak tinggal diam, pelaku akhirnya ditangkap pada hari Kamis (18/10/2018) sekitar pukul 17.00 wita.

Mewakili Kapolres Balangan, Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (20/10/2018) membenarkan adanya penangkapan pelaku tersebut.

Baca: Terkait Babi Ngepet, Setelah Babi Diikat Warga Buru-buru Cari Orang Pintar

Baca: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Komisi Yudisial RI Download di Sini Sscn.bkn.go.id

Baca: Tunjukkan Foto Saksi Nikahnya dengan Paula Verhoeven, Orang Ini Malah Protes Pada Baim Wong

Baca: Italia Saja Kalah, Indonesia Jadi Destinasi Wisata Terbaik untuk Traveller Wanita Kategori Ini

Lebih lanjut disampaikannya, kronologis penangkapan berawal saat Anggota Unit Reskrim Polsek Paringin mendapat informasi dari warga, bahwa salah seorang warga Desa Sungai Ketapi yaitu HD alias DY melakukan mengedarkan obat daftar G tanpa izin edar.

"Kemudian Anggota Unit Reskrim Polsek Paringin dan anggota Buser Polres Balangan melakukan penyelidikan terhadap pelaku tersebut," ujarnya.

Setelah itu, pada hari Kamis (18/10/2018) sekira jam 17.00 Wita anggota dari Satreskrim Polsek Paringin dan Anggota Buser polres Balangan mendatangi rumah pelaku sesuai informasi warga.

Dan pada saat didatangi polisi didapati pelaku sedang menjual obat daftar G jenis Carnophen produksi Zenith Parmaceutical di rumahnya.

"Pelaku tak bisa berkutik saat kemudian anggota Satreskrim Polsek Paringin dan anggota Buser dari Polres Balangan melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku," katanya.

Dari hasil penggeledahan itu ditemukan satu bungkus klip kecil obat daftar G jenis Carnophen produksi Zenith parmaceutical yang berisikan sebanyak 25 butir.

Lalu satu bungkus plastik klip besar obat silidril sejumlah 500 butir dan uang tunai sejumlah Rp.293.000, dan satu buah dompet kecil dengan warna hitam motif bunga.

"Jadi barang bukti yang diamankan adalah 25 butir obat daftar G jenis Carnophen produksi Zenith Parmaceutical, satu bungkus plastik klip besar berisikan obat seledril sejumlah 500 butir, sebuah dompet warna hitam bermotif bunga warna warni, dan uang tunai sebesar Rp. 293.000," ungkapnya.

Menurutnya, pelaku akan dikenakan tindak pidana dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan tanpa izin edar dan atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat, atau kemanfaatan dan mutu sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 197 sub 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved