Kriminalitas Regional

Simpan Sabu dalam Anus dan Lolos dari X-Ray Bandara, 2 Kurir Ditangkap dengan Cara Ini

Keduanya diringkus saat mendarat di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang setelah transit di Jakarta.

Simpan Sabu dalam Anus dan Lolos dari X-Ray Bandara, 2 Kurir Ditangkap dengan Cara Ini
Kompas.com/HERU DAHNUR
Barang bukti sabu seberat 1,2 kilogram dan empat tersangka diamankan petugas BNN Kepulauan Bangka Belitung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGKAL PINANG - Dua anggota jaringan kurir sabu asal Aceh diringkus polisi karena kedapatan menyimpan sabu di dalam saluran anus mereka.

Pelaku berinisial UA (47) dan AF (24) masing-masing berasal dari Kecamatan Banda Sakti, Banda Aceh dan Dusun Belayeh Beurandang, Aceh Timur.

Keduanya diringkus saat mendarat di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang setelah transit di Jakarta.

Kepala BNN Kepulauan Bangka Belitung Brigjen (Pol) Nanang Hadianto mengatakan, pelaku sempat lolos dari pemeriksaan manual dan X-Ray bandara.

Baca: 50 Pengunjung Tewas Seketika, Kereta Api Nyeruduk Kerumunan Orang di Festival Dussehra

Namun, petugas melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan rontgen di Klinik Prodia hingga ditemukan narkotika jenis sabu yang terbungkus plastik.

"Ditemukan benda asing di dalam tubuh pelaku yang ternyata sabu. Proses pengeluaran melalui anus pelaku," kata Nanang saat gelar kasus, Jumat (19/10/2018).

Baca: Tragedi Bintaro: Film Kecelakaan Kereta Api Paling Tragis Sepanjang Sejarah Indonesia

Dia mengungkapkan, total barang bukti sabu yang diamankan sebanyak 1,2 kilogram. Barang bukti sebagian ditemukan dari tubuh pelaku, dan sebagian lainnya terlacak pada pengiriman paket ekspedisi.

Sabu yang dikirim melalui ekspedisi dikemas menggunakan kotak susu bubuk.

"Keberadaan pelaku diketahui dari hasil pengungkapan kasus beberapa waktu sebelumnya," ujar Nanang yang turut didampingi petugas bea cukai dan bandara.

Baca: Sekjen PSI Membantah Jokowi dan Pemerintahnya Anti-Islam, Terkait 500 Muslim Berpengaruh

Dari hasil pengembangan kasus, petugas BNN meringkus dua tersangka lainnya, warga setempat yakni SS dan KA yang diupah untuk mengedarkan sabu di wilayah Bangka Belitung.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved