Berita Kabupaten Banjar

Terkait Babi Ngepet, Sebelumnya Ada 10 Warga Aluhaluh Mengaku Kehilangan Uang

Berlokasi di kediaman ketua RT 3 Desa Podok Kecamatan Aluhaluh, babi saat ditangkap masih dalam keadaan hidup.

Terkait Babi Ngepet, Sebelumnya Ada 10 Warga Aluhaluh Mengaku Kehilangan Uang
Istimewa
Warga Desa Podok Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dihebohkan dengan penangkapan seekor babi, Jumat (19/10/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasca ditangkapnya seekor babi yang diduga jadi-jadian atau babi ngepet, kini hewan tersebut pun masih ramai menjadi tontonan warga, Sabtu (20/10/2018) pagi.

Berlokasi di kediaman ketua RT 3 Desa Podok Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, babi saat ditangkap masih dalam keadaan hidup.

Nasrullah, Sekretaris Desa Podok Kecamatan Aluhaluh Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan mengatakan itu dikarenakan rasa penasaran warga yang ingin melihat langsung babi diduga jadi-jadian.

Baca: LINK Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 sscn.bkn.go.id, Ada 2,3 Juta Pelamar Lolos!

Apalagi mereka yang sebulan terakhir mengaku resah lantaran kerap mendapati kehilangan sejumlah uang, meyakini kejadian tersebut disebabkan oleh seekor babi.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Arema FC vs Bali United Jelang Live Streaming Indosiar Liga 1 2018 Pekan 26

" Kala sayang pribadi memang tidak mengalami langsung. Cuman dari laporan masyarakat, ada sekitar 10 warga yang mengeluhkan kehilangan uang. Jumlahnya relatif, ada Rp 200 ribu, Rp 300 ribu. Kejadian tersebut berlangsung sekitar sebulan terakhir," kata Nasrullah kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Komisi Yudisial RI Download di Sini Sscn.bkn.go.id

Meskipun demikian, Sekdes Podok Kecamatan Aluhaluh itu mengaku belum bisa memastikan babi itu apakah benar merupakan hewan jadi-jadian atau tidak.

" Saya belum berani memastikan. Tapi yang jelas warga sejak Jumat sore kemarin hingga tadi pagi masih ramai melihat babi," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved