CPNS 2018

120 Pelamar CPNS Kota Banjarmasin Dianggap Batal Mendaftar

Hingga Minggu (21/10) tim seleksi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kota Banjarmasin masih melakukan

120 Pelamar CPNS Kota Banjarmasin Dianggap Batal Mendaftar
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hingga Minggu (21/10) tim seleksi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kota Banjarmasin masih melakukan penghitungan sekaligus pengecekan ulang kepada para pelamar calon abdi negara tersebut.

“Kami masih melakukan cek ulang,” ujar Kasubid Formasi dan Seleksi Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Kota Banjarmasin, Miftah Al Hajir.

Selain itu, sebanyak 120 pelamar CPNS tak kunjung menyerahkan berkas pendaftaran CPNS kepada tim seleksi pengadaan CPNS Kota Banjarmasin.

Padahal, sebanyak 120 pelamar ini sudah selesai menyelesaikan proses pendaftaran melalui situs sscn.bkn.go.id.

Hingga ditutup pada Senin (15/10) pukul 23.59 Wita, jumlah pelamar CPNS di Banjarmasin melalui akun sscn.bkn.go.id sebanyak 5.620 orang.

Baca: Bercerai dengan Kalina, Deddy Corbuzier Ungkapkan Alasan Seorang Ayah Harus Antar Anak ke Sekolah

Baca: Mendaki Gunung Jangan Sombong dan Takabur, Kalau Tidak Bakal Alami Pengalaman Horor Ini

Baca: Jenazah Dipulangkan Tanpa Jantungnya dan Ginjal, Mesir Dituding Inggris Curi Organ Jasad Turis

Baca: UPDATE yang Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018, Kemenkes Rilis Daftar dan Bisa Download PDF

Namun yang diterima tim seleksi pengadaan CPNS hanya sebanyak 5.500 pelamar saja.

Alhasil, karena 120 tak kunjung diterima, tim pengadaan CPNS di Banjarmasin menganggap 120 pelamar tersebut batal mendaftar CPNS di Banjarmasin.

Padahal aturannya jelas, pelamar wajib menginput data melalui laman sscn dan mengumpulkan berkas lamaran melalui pos kepada tim seleksi pengadaan CPNS Kota Banjarmasin.

Selain itu, sudah ada beberapa pelamar CPNS yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Gagalnya pelamar ini dikarenakan ijazah tanpa legalisir pihak berwenang, pendidikan yang tidak sesuai.

"S2 melamar ke S1. Kualifikasinya beda," bebernya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved