Kriminalitas Kabupaten Banjar

Kasus Pembunuhan di Kertak Hanyar di Reka Ulang, Pelaku Canggung Peragakan Aksi Habisi Korban

Saksi-saksi yang dihadirkan ada lima orang, dua diantaranya istri tersangka (Rusdiana) dan anak pertama tersangka (Agus Salim).

Kasus Pembunuhan di Kertak Hanyar di Reka Ulang, Pelaku Canggung Peragakan Aksi Habisi Korban
ist
Reka ulang saat tersangka Ahmad (38), menyerang korban Juhrianyah (38) menggunakan samurai, hingga korban tewas. Reka ulang dilaksanakan di halaman Mapolres Banjar, Senin (22/10/2018) pagi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Perkara pembunuhan menggunakan samurai yang dilakukan oleh tersangka Ahmad (38), hingga menyebabkan korban Juhrianyah (38) tewas di tempat kejadian perkara atau TKP, dilaksanakan reka ulang, Senin (22/10/2018) pagi.

Reka ulang dilaksanakan di halaman Mapolres Banjar, km 39, Kecamatan Martapura Kota.

Kapolsek Kertak Hanyar Iptu Prastya YWS, melalui Kanit Reskrim, Ipda Cahyo Sogiono mengatakan, reka ulang memeragakan 21 adegan yang dilakukan oleh tersangka Ahmad.

Saksi-saksi yang dihadirkan ada lima orang, dua diantaranya istri tersangka (Rusdiana) dan anak pertama tersangka (Agus Salim).

Adegan pertama korban (Juhriansyah) berusaha mengambil alih sawah milik seorang tuan tanah yang tidak diharapkan. Sebab tanah sawah seluas sekitar dua hektare tampaknya tidak terurus.

Baca: Klik Link 50 Instansi yang Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id

Sebelumnya sawah lahan kosong itu sering dibersihkan oleh orangtuanya tersangka (almarhum Bahrudin). Disinilah antara tersangka dan korban mulai bermasalah.

Adegan berikutnya, masalah ini dilakukan mediasi di Polsek Kertak Hanyar. Namun rupanya korban merasa keberatan, akhirnya pada malam kejadian (Senin tanggal 8 Oktober) dinihari, korban melempar rumah tersangka dengan batu sebanyak dua kali.

Merasa terganggu, tersangka keluar rumah dengan berbekal samurai, lalu mengejar korban sampai di depan SPBU di Km 9,700 hingga korban mengalami sedikit ya lima mata luka dan tewas di TKP.

Pada reka ulang itu, tersangka Ahmad sedikit canggung memeragakan satu persatu adegan. Sebab, selain ada istrinya juga ada anak pertamanya yang dihadirkan sebagai saksi. (jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved