Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Miliki Senjata Tajam Tanpa Izin, Pemuda ini Terancam Kurungan 10 Tahun

KMD (30) warga Desa Sirih Kecamatan Kalumpang Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) harus berurusan dengan pihak berwajib.

Miliki Senjata Tajam Tanpa Izin, Pemuda ini Terancam Kurungan 10 Tahun
Foto Humas Polres HSS
Sajam jenis penikam milik pelaku panjangnya 19 centimeter dengan panjang besi 11 centimeter dan lebar 1,5 centimeter. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - KMD (30) warga Desa Sirih Kecamatan Kalumpang Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) harus berurusan dengan pihak berwajib.

Dia diamankan oleh aparat berwajib pada Minggu, (21/10) pukul 00.30 WITA di Desa Sirih Kecamatan Kalumpang karena kepemilikan senjata tajam (Sajam) jenis penikam tanpa izin.

Pelaku diamankan saat tim gabungan dari Polsek Kalumpang, Unit Jatanras dan Satresnarkoba Polres HSS melakukan giat operasi pekat di kawasan Kecamatan Kalumpang.

Saat melintas di kawasan Desa Sirih, ada pemuda yang gerak geriknya mencurigakan.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwajib terhadap pemuda itu.

Baca: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 BKN di Sscn.bkn.go.id dan Jadwal Lanjutan

Baca: LOLOS Seleksi Administrasi CPNS 2018 KLIK Sscndaftar.bkn.go.id, Hati-hati Jangan Salah Login!

Baca: Jadwal Tes SKD Usai Seleksi Administrasi CPNS 2018 Sscn.bkn.go.id Bisa Download PDF

Baca: LINK 35 Instansi yang Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018, 2,5 Juta Sudah Lolos Seleksi

Melihat kedatangan anggota polisi, KMD berusaha membuang senjata tajam yang sebelumnya diselipkan di pinggang sebelah kanannya.

Aksinya diketahui oleh anggota yang akan melakukan pemeriksaan.
Selanjutnya, pelaku diamankan ke Polres HSS untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko melalui Kasubbag Humas IPTU Ghandi Ranu membenarkan telah diamankan pelaku kepemilikan senjata tajam.

"Pelaku diamankan saat giat operasi pekat. Sajam jenis penusuk disembunyikan oleh pelaku di pinggang sebelah kanan," katanya, Senin, (22/10).

Saat akan diamankan, pelaku sempat membuang sajamnya.

Namun diketahui oleh anggota yang sedang bertugas.

Sehingga pelaku diamankan.

Sajam jenis penikam milik pelaku panjangnya 19 centimeter dengan panjang besi 11 centimeter dan lebar 1,5 centimeter.

Sesuai dengan aturan hukum, memiliki sajam tanpa izin akan dijerat Undang-Undang darurat.

Pelaku dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 terancam kurungan penjara 10 tahun.

Pihaknya menghimbau kepada warga HSS agar tidak membawa sajam tanpa izin di tempat umum karena melanggar hukum.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved