Bumi Selidah

Haul Syekh Abdussamad Dijejali Ribuan Jemaah

Kompleks Kubah Datu Syekh Abdussamad Marabahan, Minggu (21/10) pagi, dijejali massa. Ribuan jemaah berkumpul sejak pagi.

Haul Syekh Abdussamad Dijejali Ribuan Jemaah
HO/Humas Batola
Suasana Haul Syekh Abdussamad di Kompleks Kubah Datu Syekh Abdussamad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kompleks Kubah Datu Syekh Abdussamad Marabahan, Minggu (21/10) pagi, dijejali massa. Ribuan jemaah laki-laki, perempuan, tua, dewasa, muda hingga anak-anak itu berkumpul sejak pagi.

Mereka yang datang tak saja berasal dari Kabupaten Barito Kuala (Batola) namun juga dari daerah lain seperti Martapura, Rantau, dan Banjarmasin, bahkan provinsi tentangga seperti Kalteng dan Kaltim.

Kedatangan para jemaah yang umumnya menggunakan pakaian dan peci putih-putih itu untuk menghadiri haul ke-123 Syekh Abdussamad Marabahan sekaligus milad sang kakek Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang ke-318.

Haulan keturunan kedua Datu Kalampayan ini juga dihadiri para ulama, habaib, tokoh agama, pemuka agama, para zuriat, para pejabat, serta berbagai elemen lainnya. Massa yang menghadiri haulan Syekh Abdussamad bin Alimul Alamah Mufti Jamaluddin bin Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tahun ini nampak lebih banyak.

Mereka yang datang tak saja memenuhi aula komplek pemakaman namun juga memenuhi setiap celah area hingga meluber ke jalan raya depan pintu gerbang kubah.

Haulan Datu Abdussamad ini diawali pengajian ayat suci Al-Quran oleh HM Jabir, pembacaan manaqib Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Alimul Allamah Qadhi H Abdussamad, pembacaan syair Maulid Al-Habsyi yang dipimpin H Mawardi Ijum dari Rantau Badauh, serta pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin HA Jarjani.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Kemasyarakatan H Ismet Zulfikar menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para ahlulbait yang secara terus menerus menggelar haulan Syekh Abdussamad Marabahan dan milad Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang sangat berpengaruh hingga sekarang.

Bupati menilai haulan dan milad yang dilaksanakan memiliki makna penting untuk mengenang riwayat keduanya semasa hidup sekaligus bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa-jasa yang gigih dan penuh keuletan serta keteladanan tinggi dalam mengajarkan dan menanamkan ilmu pengetahuan agama hingga berkembang sampai sekarang. Karenanya, kepada generasi penerus ajaran agama saat ini, bupati berharap, hendaknya mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan sebagaimana yang telah disampaikan dan diajarkan oleh keduanya.

Dalam kesempatan itu pula, bupati mengajak kepada seluruh hadirin untuk meningkatkan persaudaraan dalam ikatan ukuwah islamiyah serta persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Sebelumnya, salah seorang zuriat Ustadz HM Mubarak atas nama ahlulbait mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jamaah yang hadir meluangkan waktu mengikuti haulan dan milad sekaligus bersilaturahim serta memanjatkan doa dan keberkahan serta rahmat dari Allah SWT.

HM Mubarak yang juga keturunan keenam Datu Kelampayan itu juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pihak Pemkab Batola yang telah memberikan kesempatan dan sinergitas sehingga kegiatan bisa terlaksana dan berjalan sesuai yang diharapkan.

Ucapan terima kasih juga tak lupa disampaikan kepada para dermawan, para panitia, para partisipan, dan semua pihak yang terlibat dan tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah sudi dan berkenan membantu kegiatan baik moril, materil, tenaga, pikiran, dan segala bentuk partisipasi lainnya sehingga acara bisa terlaksana dengan lancar.

“Atas segala jasa, bantuan, tenaga, pikiran, dan partisipasi kami selaku ahlulbait tak bisa membalasnya. Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih dan penghargaan serta doa semoga jasa dan pengbdian bapak ibu saudara saudari semuanya mendapatkan ganjaran, limpahan keberkahan, curahan rahmat, naungan keselamatan, teriring kebahagiaan dunia akhirat dari Allah SWT,” doanya.

Mubarak, tak lupa juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jikalau dalam pelaksanaan ada kekurangan maupun terdapat sesuatu yang kurang berkenan di hati para hadirin semuanya. (*/aol)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved