Berita Batola

Hari Ini, Dinas Pendidikan Batola Ajukan Surat Bangun SMK ke Pimpinan DPRD Kalsel

“Sesuai permintaan pimpinan DPRD Kalsel, hari ini kita anter surat permohonam pembangunan SMK di di lahan 3 hektar di RT 51

Hari Ini, Dinas Pendidikan Batola Ajukan Surat Bangun SMK ke Pimpinan DPRD Kalsel
Edi Nugroho
WAKIL Ketua DPRD Batola, Anis Suwenda dan Wakil Ketua Komisi II DPRD setempat, mendatangi Wakil Ketua DRPD Kalsel, Muhaimin Iskandar, Selasa (23/10/18) siang lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - HARI ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batola, Sumarji akan mengantar langsung surat permohonan pembangunan gedung SMK di kawasasan kecamatan Alalak, ke pimpinan DPRD Kalsel.

“Sesuai permintaan pimpinan DPRD Kalsel, hari ini kita anter surat permohonam pembangunan SMK di di lahan 3 hektar di RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru 2, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, kabupaten setempat. Lahan itu senilai Rp3 miliar seluas 3 hektar dari dana APBD Batola 2013 silam,” kata Sumarji, Rabu (24/10/18).

Sementara itu, bentuk protes DPRD Batola ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, soal batalnya pembangunan gedung SMK di lahan seluas 3 hektar senilai Rp3 Miliar yang dibeli Pemkab Batola sejak 2013 silam terus berlanjut.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas U-19 Indonesia vs Uni Emirat Arab di RCTI Malam Ini Piala AFC U19 2018

Selasa (23/10/18) siang lalu, Wakil Ketua DPRD Batola, Anis Suwenda dan Wakil Ketua Komisi II DPRD setempat, Redan Winata mendatangi Wakil Ketua DRPD Kalsel, Muhaimin Iskandar, di rumah wakil rakyat di Jalan Lambung Mangkurat tersebut.

Usai pertemuan dengan unsur DPRD Batola, Wakil Ketua DRPD Kalsel, Muhaimin Iskandar, berharap agar Dinas Pendidikan Batola membuat surat tembusan permohonan pembangunan SMK di lahan 3 hektar di RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru 2, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, kabupaten setempat.

Baca: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Kemenag, Selain Sscn.bkn.go.id Cek Infonya Disni

“Tolong Dinas Pendidikan Batola kita minta segera membuat surat permohonan pembangunan ke SMK yang ditembuskan ke DPRD Kalsel,” pinta Iskandar.

Menurut Iskandar, selama Dinas Pendidikan Batola tidak membuat surat tembusan ke Dewan Kalsel sehingga pihaknya tak bisa berbuat apa-apa.

Baca: Kemenag Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Hari ini di sscn.bkn.go.id, Cek Juga di Sini

Dengan ada surat dari Dinas Pendidikan Batola di tembuskan ke DPRD Kalsel, maka unsur pimpinan DPRD Kalsel akan meminta Komisi IV untuk membicarakan rencana pembangunan SMK di Batola dengan dinas pendidikan provinsi setempat.

“Saya sudah bicara panjang lebar dengan dengan pihak DPRD Batola. Saat ini kebutuhan pendirian SMK di Batola memang sangat mendesak. Soalnya, sebanyak 250 lebih lima SMPN di di kawasan Alalak sulit mencari sekolah SMA atau SMK,” katanya.

Muhaimin meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf untuk segera menindaklanjuti aspirasi dari DPRD Batola yang datang ke DPRD Kalsel ini. Pembangunan SMK di kawasan Alalak sangat urgen dan mendesak.

“Iya pengadaan lahan untuk SMK seluas 3 hektar senilai Rp3 miliar sudah dianggarkan sejak 2013 silam dan kondisi terlantar. Sering terjadi kebakaran lahan 3 hektar milik Dinas Pendidikan Kalsel hasil dari hibah Pemkab Batola itu,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)


Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved