Berita Batola

Bupati Batola Bakal Lauching Taman Wisata Alam Pulau Bakut Pertengahan November 2018

BKSDA Kalsel memastikan peresmian taman wisata alamPulau Bakut di bawah Jembatan Barito, Kabupaten Batola pertengahan November ini.

Bupati Batola Bakal Lauching Taman Wisata Alam Pulau Bakut Pertengahan November 2018
Edi Nugroho
Direktur Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Ir. Wiratno, M.Sc, mengunjungi taman wisata alam Sungai atau Pulau Bakut, Rabu (26/9/18) siang lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - JIKA tak ada aral, Bupati Batola Hj Noormiliyani akan melaunching taman wisata alam Pulau Bakut di bawah Jembatan Barito, Kabupaten Batola pada pertengahan November ini.

“Iya mudah-mudahan Bupati Batola Hj Noormiliyani bisa melauching taman wisata alam Pulau Bakut. Kita sedaang koordinasi terus dengan Pemkab Batola, soal bisa tidaknya Ibu Bupati akan melauching Pulau Bakut,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Banjarbaru Balai Konservasi Sumber Daya Alam, (BKSDA) Kalsel Ridwan Efendy, Kamis (25/10/2018)

BKSDA Kalsel memastikan peresmian taman wisata alamPulau Bakut di bawah Jembatan Barito, Kabupaten Batola akan dilaksanakan pertengahan November ini.

“Yaa mudahan pertengahan November akan kita launching. Saat ini, masih dalam tahap penyelesaikan pintu gerbang dan menara pandang,” katanya.

Baca: BKN Umumkan Jadwal Pelaksanaan dan Lokasi SKD Peserta yang Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018

Baca: BKN Umumkan Jadwal SKD, Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018 Wajib Lakukan Ini

Menurutnya, dengan Menara Pandang tersebut, pengunjung nantinya bisa melihat kawasan Pulau Bakut dan Jembatan Barito dari atas. Direktur Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Ir. Wiratno saat mengunjungi taman wisata alam Sungai Bakut, Rabu (26/9/18) lalu, memastikan harga tiket masuk (HTM) ke Pulau Bakut cuma Rp5 ribu saja.

Menurut Wiratno, wisata alam Pulau Bakut selain dekat dengan pusat kota, murah, dan pengunjung bisa belajar alam Pulau Bakut. Di Indonesia, ada sekitar 123 taman wisata alam di Indonesia, dan sayangnya belum dikembangkan dengan baik.

“Taman wisata alam Sungai Bakut dengan luasan 15,8 hektar akan dikembangkan oleh BKSA Kalsel,” katanya.

Dijelaskannya, pengunjung nantinya bisa melihat sejumlah varian pohon. Diharapkan, cagar alam seperti wisata alam Sungai Bakut makin banyak disukai warga. Anak-anak bisa mengenal primata bekantan yang menjadi icon Kalsel.

Dijelaskannya, kawasan wisata Sungai Bakut dilengkapi sejumlah sarana dengan pembiayaan BKSDA Kalsel dan PT Adaro Indonesia. Fasilitas itu antara lain loket karcis, mushola, titian sepanjang 700 meter, menara pandang dan WC. Nanti ke depan ada kerajinan, kuliner yang akan dikelola oleh kelompok-kelompok masyarakat. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved