Kriminalitas Banjarbaru

Siharat Bikin Penjual Zenith Gigit Jari, Dibekuk Polisi Edarkan Barang Haram

"Dua bungkus kantong plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 23 bungkus plastik klip warna bening yang berisi 10 butir"

Siharat Bikin Penjual Zenith Gigit Jari, Dibekuk Polisi Edarkan Barang Haram
Humas Polres Banjarbaru
Unit opsnal Polsek Banjarbaru Barat dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Barat Ipda Made Teddy dan piket fungsi di Back Up Unit Jatanras Polres Banjarbaru dipimpin IPDA Alhamidie menanggapi laporan masyarakat di aplikasi siharat ungkap peredaran Zenith di kelurahan Landasan Ulin Barat, Lianganggang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Aktifnya masyarakat melapor melalui aplikasi siap hadapi beragam kejahatan (siharat) Polres Banjarbaru membuat pelaku kejahatan gigit jari.

Begitu mudah bagi masyarakat turut partisipasi.

Unit opsnal Polsek Banjarbaru Barat dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Barat Ipda Made Teddy dan piket fungsi di Back Up Unit Jatanras Polres Banjarbaru dipimpin IPDA Alhamidie menanggapi laporan masyarakat di aplikasi siharat ungkap peredaran Zenith di kelurahan Landasan Ulin Barat, Lianganggang.

Baca: Sesaat Lagi Live Streaming Indosiar : Live Streaming Persebaya Surabaya vs Madura United Liga 1 2018

Baca: Duo Penggawa Timnas U-19 Indonesia Bakal Diturunkan Barito Putera di Laga Sisa Liga 1 2018

Hamidi (25) warga Landasan Ulin Barat tak berkutik saat diciduk.

"Dua bungkus kantong plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 23 bungkus plastik klip warna bening yang berisi 10 butir obat jenis Zenith CHARNOPHEN setiap bungkusnya, 230 butir obat jenis Zenith Charnophen. Juga jadi barang bukti uang hasil Penjualan sebesar Rp. 230.000," kata Kapolsek Banjarbaru barat Kompol Syaiful bob melalui Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Barat Ipda Made Teddy.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved