Serambi Ummah

Baznas Kalsel Salurkan Bantuan Pendidikan, Dakwah, dan Kemanusiaan

Baznas Kalsel Salurkan Bantuan Pendidikan, Dakwah, dan Kemanusiaan di Aula Palimasan Gedung Djok Mentaya, Kantor Banjarmasin Post

Baznas Kalsel Salurkan Bantuan Pendidikan, Dakwah, dan Kemanusiaan
BANJARMASINPOST.co.id/m maulana
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), melakukan pendistribusian dan pendayagunaan zakat infaq dan sedekah, Jumat (26/10/2018) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pendistribusian dan pendayagunaan zakat infaq dan sedekah, Jumat (26/10/2018) sore.

Bertempat di Aula Palimasan Gedung Djok Mentaya, Kantor Banjarmasin Post, puluhan akademisi, tamu undangan lainnya ikut serta menghadiri dan menandatangi penyaluran beasiswa.

Pendistribusian dana ini langsung dilakukan Ketua Baznas Kalimantan Selatan yang juga Pemimpin Umum Banjarmasin Post, Pangeran H Rusdi Effendi AR.

Dijelaskan Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Provinsi Kalsel, Irhamsyah Safari, pada kegiatan ini menyalurkan tiga program yaitu pendidikan, kemanusiaan, dan dakwah.

Baca: Jadwal Tes SKD Kemenag Ditunda Usai Seleksi Administrasi CPNS 2018, Ini Penjelasannya

Baca: Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Tes SKD CPNS 2018 di BMKG, Cek Infonya di Sscn.bkn.go.id

"Bidang pendidikan itu lebih banyak fokus pada beasiswa dari SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK/MA, dan Perguruan Tinggi," ujar Irham.

Ia menuturkan ada tiga perguruan tinggi yang menerima bantuan yaitu Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjary (UNISKA), dan Universitas Islam Negeri Antasari (UIN) Banjarmasin.

"Masing-masing mahasiwa mendapat bantuan beasiswa Rp 8 juta perorang untuk 20 mahasiwa, sedangkan total keseluruhan bantuan beasiswa sekitar Rp 666 juta," kata dia.

Ia menambahkan selain itu ada bantuan  lainnya yaitu dari program dakwah, yang mana lebih pada membantu penyelesaian masjid dan perlengkapan fasilitas masjid.

"Kalau dana kemanusiaan lebih kepada tanggap darurat, seperti korban bencana kebakaran, yang memohon ke kami melalui rekomendasi kepala desa," tuturnya.

Ia menambahkan selain itu pihaknya juga menerima permohonan proposal kegiatan yang berhubungan dengan baznas. "Seperti seminar tentang perzakatan, atau sekolah yang melaksanakan kegiatan syiar islam maka akan dibantu," lanjutnya.

Lebih lanjut ia menerangkan program yang sudah dilaksanakan yaitu program kesehatan seperti pendampingan ibu-ibu hamil. "Program ekonomi juga sudah dilaksanakan yaitu pembinaan pelaku UMKM," bebernya.

Soal dana yang sudah disalurkan dari Januari 2018 hingga September 2018, ia mengungkapkan sudah mencapai 65 persen.

"Tahun ini targetnya 95 persen, karena tahun 2017 berhasil menyalurkan 93 persen. Dari waktu yang tersisa InsyaAllah penyaluran dan pendistribusian bisa tercapai," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved