Gempa Donggala

Ada Jenazah Saling Berpelukan Ditemukan di Kelurahan Petobo, Ini Fakta Baru Bencana Sulteng

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah kerugian akibat bencana alam

Ada Jenazah Saling Berpelukan Ditemukan di Kelurahan Petobo, Ini Fakta Baru Bencana Sulteng
kompas.com
Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, luluh lantak akibat gempa bumi terlihat, Sabtu (6/10/2018). Gempa bumi Palu dan Donggala bermagnitudo 7,4 mengakibatkan sedikitnya 925 orang meninggal dunia dan 65.733 bangunan rusak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejumlah jenazah korban bencana alam Sulawesi Tengah berhasil dievakuasi petugas SAR di Kelurahan Petobo. Tiga korban ditemukan dalam posisi saling berpelukan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah kerugian akibat bencana alam di Sulawesi Tengah diperkirakan mencapai Rp 15,29 triliun.

Sementara itu, ribuan keluarga korban bencana diperkirakan membutuhkan hunian sementara atau huntara.

Pembangunan huntara ditargetkan selesai akhir 2018.

Baca: Live Beinsport 3! Cara Nonton Live Streaming Empoli vs Juventus Liga Italia Pekan 10 di HP

Baca: Link Live Streaming Trans7, Live Streaming MotoGP Australia 2018 Minggu (28/10) Marquez Terdepan

Baca: Terima Suap Rp 240 Juta, Anggota DPRD Kalteng Mau Hilangkan Rapat Pencemaran Lingkungan

Berikut fakta terbaru bencana alam di Sulawesi Tengah:

1. Kerugian mencapai Rp 15,29 triliun


Tanah dan pemukiman yang hancur pasca bencana alam gempa bumi melanda Palu akhir September lalu.(Humas ITB/ Adi Permana)

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kerusakan dan kerugian terbesar akibat bencana alam Sulawesi Tengah terjadi di Palu, yaitu Rp 7,6 triliun atau mencapai 50 persen dari total perkiraan.

Sementara itu, detail kerusakan di Kabupaten Sigi Rp 4,9 triliun, Kabupaten Donggala Rp 2,1 triliun, dan Kabupaten Parigi Moutong Rp 631 miliar.

Sutopo menjelaskan, nilai kerusakan di empat wilayah tersebut diperkirakan Rp 13,27 trilun dan nilai kerugiannya Rp 2,02 triliun.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved