Berita Banjarmasin

Ombudsman RI Terima 50 Laporan CPNS 2018, Didominasi Batasan Usia dan Akreditasi

Ombudsman RI Kalsel memantau sekaligus membuka pengaduan bagi keluhan pelaksanakan penerimaan CPNS 2018.

Ombudsman RI Terima 50 Laporan CPNS 2018, Didominasi Batasan Usia dan Akreditasi
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Suasana antrian pelamar CPNS 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ombudsman RI Kalsel memantau sekaligus membuka pengaduan bagi keluhan pelaksanakan penerimaan atau pendaftaran CPNS 2018.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan, Noorhalis Majid, mengatakan sampai dengan 26 Oktober 2018, pukul 16.00 Wita, Ombudsman menerima lebih dari 50 laporan. Terbanyak yang dilaporkan dari BKD Provinsi Kalimantan Selatan.

Dari data dia, permasalahan yang dilaporkan utamanya, digugurkan karena tidak memenuhi syarat administrasi, berupa sertifikat akreditasi yang dilampirkan bukan akreditasi program studi saat kelulusan.

"Terbanyak pelapor yang komplain atas persoalan ini adalah alumni FKIP Universitas Lambung Mangkurat, lulusan 2010 s/d 2012. Kelulusan tahun tersebut memasuki batas kritis, yaitu  batasan akhir umur peserta untuk melamar sebagai CPNS, karena tahun depan belum tentu ada penerimaan CPNS lagi," paparnya.

Baca: Ini Penjelasan Lokasi dan Jadwal Tes CAT di Kalsel, Idham Chalid Tampung 470 peserta tes CPNS 2018 

Baca: Ingat, Info Penting Sebelum Pengumuman Jadwal Tes SKD CPNS 2018, cetak Kartu Ujian di sscn.bkn.go.id

Pelapor juga mengeluhkan adanya beberapa  perbedaan rujukan dalam melihat ketentuan atas persoalan akreditasi, dimana kampus menggunakan Permenristekdikti No. 32 Tahun 2016 Tentang Akreditasi Program Studi Dan Perguruan Tinggi, Pasal 47 ayat (3) yang menjelaskan bahwa dalam hal BAN-PT belum menerbitkan akreditasi berdasarkan permohonan akreditasi ulang, status akreditasi Prodi/Perguruan Tinggi sebelumnya tetap berlaku. Sedangkan BKD merujuk pada surat No : B/480/M.SM.01.00/2018 perihal penjelasan perubahan Permenpan RB, No. 36 Tahun 2018  yang menjelaskan, bahwa mengenai akreditasi bagi calon pelamar merupakan lulusan Perguruan Tinggi dalam negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi pada BAN-PT dan/atau pudknakes/LAM-PT pada saat kelulusan. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved