Berita Banjarmasin

Aliansi Meratus Jilid 2 Gelar Aksi Damai Menyelamatkan Meratus dari Pertambangan Batu Bara

Aksi di depan Sekretariat Daerah Kalsel ini bertujuan mengajak masyarakat luas untuk peduli pada keberlanjutan Pegunungan Meratus

Aliansi Meratus Jilid 2 Gelar Aksi Damai Menyelamatkan Meratus dari Pertambangan Batu Bara
ist
Puluhan organisasi bergabung dalam Aliansi Meratus Jilid 2 meyuarakan penyelamatan Pegunungan Meratus 

BANJARMASIN POST.CO.ID-BANJARBARU - Puluhan organisasi bergabung dalam Aliansi Meratus Jilid 2 meyuarakan penyelamatan Pegunungan Meratus. Gugatan Walhi ditolak, hutan terakhir Kalsel terancam tambang batubara PT. Mantimin Coal Mining.

Aksi yang digelar di depan Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel ini bertujuan mengajak masyarakat luas untuk peduli pada keberlanjutan Pegunungan Meratus. Aksi damai dilakukan menggunakan spanduk dan poster bertuliskan #SaveMeratus menampilkan fakta-fakta tentang Pegunungan Meratus yang akan terancam tambang batubara.

Meratus adalah hamparan pegunungan yang membentang membelah Kalsel manjadi dua. Meratus adalah sumber kehidupan bagi banyak jiwa. Di dalamnya ada sumber daya alam dan budaya. Sebagian dari bagian Pegunungan Meratus telah ditambang dan meniggalkan banyak lobang-lobang.

Ahdiat Zairullah, Koordinator Lapangan aksi ini mengatakan, ada 30 organisasi yang saat ini tergabung dalam Aliansi Meratus Jikid 2 ini, yaitu Walhi Kalsel, Komunitas Sumpit, YCHI, LK3, Lembaga Kompas Borneo, Mapala Justitia, Mapala Graminea, Kompas Borneo, Mapala Apache, LPMA Borneo, BEM ULM, Mapala Uniska, GMNI, Muller Schawner, Kerukunan Mahasisswa Murakata, IMM, AMAN Kalsel, GEMBUK, HMI, JIMKA, ELSISK, DKB, Nelayan Saijaan, KTNA, PMII, Kumdatus, Mapala Sylva, dan KAMMI. “Aliansi masih terbuka bagi siapa saja yang peduli Meratus, ke depan harapannya lebih banyak yang mendukung penyelamatan Meratus” Ujarnya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Australia 2018 di Trans7 Hari Ini Minggu (28/10), Mulai Jam 10.00 WIB

Baca: Jadwal Siaran Langsung RCTI Timnas U19 Indonesia vs Jepang Perempatfinal Piala AFC U19 2018 Hari Ini

M Reza Rifani, Ketua Pelaksana Aksi Damai ini mengatakan, salah satu tujuan aksi damai di hari Sumpah Pemuda ini untuk menyeru pemuda-pemuda Indonesia terutama di Kalsel, berperan mengabdikan diri kepada negara dengan sikap kritis sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah yang akan merugikan dan mengabaikan keselamatan rakyat. “terbitnya SK Operasi Produksi MCM ini jelas-jelas akan mengorbankan masyarakat, bukan hanya di lokasi izin, tapi masyarakat Kalsel juga”, ujar Reza.

Kisworo Dwi Cahyono, Direktur Walhi Kalsel mengatakan, aksi ini juga dilakukan untuk mengingatkan kembali kepada kita, bahwa ditolaknya gugatan Walhi di PTUN Jakarta hanya satu bagian usaha kita yang dikalahkan. Ia mengatakan “gugatan hukum, hanya satu bagian dari banyak usaha yang kita lakukan untuk menyelamatkan Meratus, gerakan masyarakat yang mendukung penyelamatan Meratus sangat kita perlukan, kami berharap, ada lebih banyak lagi yang mendukung gerakan ini”, ujar Kisworo.

Aksi yang berlangsung dua jam dari pukul tujuh pagi Minggu ini ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap dan mengheningkan cipta. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved