Berita Batola

Desa Sei Pantai Batola Dipilih Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

DESA Sei Pantai terpilih sebagai salah satu percontohan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan karena telah memenuhi

Desa Sei Pantai Batola Dipilih Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan
istimewa
Lauching Desa Sei Pantai, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola dipilih sebagai desa sadar BPJS Ketenagakerjaan, Minggu (28/10/18) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - DESA Sei Pantai terpilih sebagai salah satu percontohan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan karena telah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Ada alasan terpilihnya desa Sei Pantai, yakni diantaranya telah terdaftarnya Kepala Desa dan perangkatnya serta beberapa pekerja mandiri lainnya pada program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin Dody Latpurianto, saat launching Desa Sei Pantai, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola dipilih sebagai desa sadar BPJS Ketenagakerjaan, Minggu (28/10/18) pagi.

Hadir di acara ini, Camat Rantau Bedauh Juliannor Fatahillah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Batola Dahlan, Asisten II Pemkab Batola, M Anthoni, Kasidatun Kejaksaan Negeri Marabahan, aparat desa dan ratusan warga Sei Pantai.

Baca: Jadwal dan Lokasi Tes SDK Kementrian ESDM Bagi Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018

Baca: Dijadwalkan Tes CPNS 2018 di Hari Pernikahan, Pengantin ini Langsung ke Lokasi Tes Pascaresepsi

Baca: Cara Jitu Lulus Seleksi CPNS 2018, Pelajari Soal-soal ini, Bisa Diunduh dan Dipelajari di Rumah

Acara ini diawali dengan senam bersama ratusan warga Sei Pantai.

Dijelaskannya, tujuan dibentuknya Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini agar masyarakat desa mengenal lebih dekat program-program BPJS Ketenagakerjaan.

Sehingga menimbulkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial.

Dijelaskannya, program Desa Sadar Jaminan Sosial merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk bekerja sama dengan pemerintah di daerah dan aparat desa dalam memberikan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat pekerja di desa.

“Kita berhrap muncul kesadaran para perangkat desa untuk mensejahterakan masyarakatnya yang juga para pelaku ekonomi. Antara lain dalam bidang uayasan/BUMDes, tenaga ahli atau pendamping sehingga mereka dapat menghadapi risiko sosial melalui keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan,” harap Dody.

Lebih lanjut Dody menyatakan dalam launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini juga dilakukan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris saudara Lamsi, Kepala Desa Tamban Bangun yang telah meninggal dunia karena sakit.

“Almarhum telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan baru 6 bulan dengan jumlah santunan kematian yang diterima sebesar Rp 24 Juta yang langsung diserahkan,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved