Kriminalitas Kabupaten Banjar

Menolak Diajak ke Jakarta, Alwi Assegaf Pun Rampas Ransel Milik Cewek Kenalannya di Facebook

Pria yang juga bernama Habib bin Ahmad itu merupakan tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan.

Menolak Diajak ke Jakarta, Alwi Assegaf Pun Rampas Ransel Milik Cewek Kenalannya di Facebook
Istimewa
Alwi Assegaf tak berkutik ketika diringkus Reskrim Polsek Martapura Kota, Tekap Polres Banjar dan Unit Reskrim Polsek Camplong, Jumat (26/10) lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Alwi Assegaf tak berkutik ketika diringkus Reskrim Polsek Martapura Kota, Tekap Polres Banjar dan Unit Reskrim Polsek Camplong, Jumat (26/10) lalu.

Pria yang juga bernama Habib bin Ahmad itu merupakan tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Martapura Kota melalui Kanit Reskrim, Aiptu Sonny Borneo mengatakan, Alwi Assegaf diamankan di Desa Pamolaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur. Setelah diamankan, langsung dibawa ke Polres Banjar guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penangkapan terhadap pria berusia 30 tahun itu atas laporan polisi tertanggal 22 Oktober 2018, lokasi kejadian di Jalan Pangeran Abdurrahman RT 03 Rw 02 Desa Pesayanganbarat Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Baca: Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia Vs Jepang - Piala Dunia U-20 2019, Tinggal Selangkah!

Korbannya bernama Melda (32) warga Desa Martadah Tambangulang Kabupaten Barito Kuala.

“Kalau kejadiannya pada Minggu 21 Oktober 2018 lalu sekitar pukul 15.30 wita. Korban menolak diajak ke Jakarta kemudian merampas tas ransel Melda,” katanya, Minggu (28/10).

Sonny menuturkan, berdasarkan keterangan pelapor, bahwa mereka berdua berkenalan melalui media sosial Facebook, setelah berlangsung satu bulan kemudian Alwi Assegaf ini mengajak Melda untuk bertemu di Jalan Abdurrahman Martapura itu.

Pada saat bertemu dengan Melda, Alwi Assegaf mengajaknya untuk ikut dengan ke Jakarta namun korban tidak mau dan terjadilah adu mulut.

Baca: Hasil Mitra Kukar vs PSIS Semarang Liga 1 2018 Babak Pertama, Sepakan Penalti Buat Tuan Rumah Unggul

Pada saat terjadi adu mulut, tersangka mengambil paksa atau merampas tas ransel milik korban yang berisikan satu buah gelang emas dengan berat 50 gram, satu buah gelang emas putih dengan berat 50 gram, satu buah liontin emas dengan berat 10 gram, dua handphone merk OPPO, satu buah BPKP mobil Toyota Rush, satu lembar STNK mobil Toyota Rush dan uang tunai Rp 7.000.000.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 90 jutaan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Martapura kota. Begitu ada laporan langsung kami tindaklanjuti,” imbuhnya.

Sonny juga mengatakan, pihaknya juga sudah memintai keterangan saksi-saksi. Korbannya merupakan ibu rumah tangga dan tersangka saat diamankan tidak ada perlawanan. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved