Kriminalitas Kotabaru

Terungkap Penyebab Siswi SMK Nekat Bunuh Diri, Dia Seorang Model yang Malu karena Ini

Terungkapnya tabir kematian siswi yang masih duduk di kelas XII ini dari hasil penyelidikan polisi

Terungkap Penyebab Siswi SMK Nekat Bunuh Diri, Dia Seorang Model yang Malu karena Ini
Net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Penyebab kematian siswi di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Kotabaru semakin terang benderang. Hanya lantaran malu kepada orangtua.

Terungkapnya tabir kematian siswi yang masih duduk di kelas XII ini dari hasil penyelidikan polisi, selain karena terlilit hutang.

Korban yang disebut-sebut seorang model ini, mengalami depresi hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan.

Lantaran merasa orangtuanya dipermalukan oleh orang lain, karena korban memiliki utang. Padahal informasi berhasil dihimpun banjarmasinpost.co.id, orang yang meminjamkan uang kepada korban tidak mempersoalkan.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming RCTI Timnas U-19 Indonesia vs Jepang Piala AFC U19, Tonton di Hp

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik melalui Kepala Unit Kriminal Umum Iptu H Gatot E.W membenarkan, SK nekad mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri berawal dari korban terlilit hutang.

Gatot juga membenarkan, SK nekat bunuh diri menggunakan seutas tali dan ikat pinggang karena merasa orangtuanya dipermalukan lantaran, ia memiliki hutang dengan orang lain.

Baca: El Clasico! Live Streaming Barcelona vs Real Madrid via Live Streaming SCTV Malam Ini

"Permasalahannya cuman itu, karena malu," kata Gatot kepada banjarmasinpost.co.id.

korban diketahui gantung diri berawal saat adik korban Muhammad Rifat Febrianor pulang dari mengerjakan tugas kelompok.

Ketika hendak masuk ke rumah, pintu depan rumah dalam keadaan terkunci. Rifat berinisiatif masuk ke rumah melalui jendela yang kebetulan tidak terkunci.

Rifat dibuat terkejut, saat menaiki jendela dan melihat korban tergantung dengan tali tambang dan ikat pinggang di lehernya.

"Adik korban langsung memanggil tetangga setempat dan ketua RT membantu mengevakuasi korban," katanya.

Baca: Gadis Tasikmalaya Peraih Nilai Tes SKD Tertinggi Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018

Korban diduga tewas karena gantung diri, karena hasil visum tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Di lokasi kejadian ditemukan beberapa barang bukti berupa, satu buah ikat pinggang warna hitam, seutas tali tambang warna biru, kursi lipat, kursi kecil dari kayu, dan handphone.

Sementara hasil visum, dokter yang melakukan visum tidak ditemukan kekerasan di kepala, mata keruh, pupil 6,4 kiri kanan sama, lidah tergigit berwarna biru, idah berwarna biru.

Kemudian rahang kanan luka lecet, leher terjerat paksa, dan beberapa hasil visum lainnya.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved