Kriminalitas Kotabaru

Bacok Teman Saat Pesta Tuak, Hadrian Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polsek Pulaulaut Utara

Hadrian menyerahkan diri ke polsek Pulaulaut Utara didampingi ketua RT Syafrudin yang masih satu keluarga dengannya.

Bacok Teman Saat Pesta Tuak, Hadrian Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polsek Pulaulaut Utara
ist
Penyidik Polsek Pulaulaut Utara melakukan pemeriksaan terhadap Hadrian pelaku penusukan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Setelah lebih kurang 14 hari bersembunyi menghidari kejaran polisi, Hadrian akhirnya keluar dari tempat persembunyian dan menyerahkan diri ke Polsek Pulaulaut Utara, Selasa (30/10/2018).

Hadrian menyerahkan diri ke polsek Pulaulaut Utara didampingi ketua RT Syafrudin yang masih satu keluarga, untuk mempertanggung jawab perbuatannya atas dugaan melakukan tindak pidana penganiayaan.

Hadrian menyerahkan diri tidak terlepas upaya tindakan persuasif anggota Bhabinkamtibmas dengan pihal keluarga, hingga terlapor mau keluar dari persembunyian.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik melalui Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto Sik membenarkan, Hadrian pelaku penganiayaan terhadap Muhammad Jarkani (25) menyerahkan diri ke polsek Pulaulaut Utara.

"Pelaku ditahan," kata Iksan kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (30/10/2018).

Baca: Al Ghazali, El Rumi & Dul Jaelani Menangis Saksikan Pernikahan Maia Estianty dengan Irwan Mussry

Baca: Ayah Maia Estianty, Harjono Sigit Ungkap Suasana Pernikahan Putrinya Dengan Irwan Mussry

Menurut Iksan, penganiayaan dilakukan pelaku mengakibatkan korban, Jarkani mengalami luka bacok di lengan dan siku sebelah kiri akibat sabetan parang.

Kejadian penganiayaan dengan pemberatan terjadi di jalan Raya Stagen, Desa Stagen, Kecamatan Pulaulaut Utara, Selasa (16/10/2018) lalu sekitar pukul 21.00 Wita.

Berawal ketika Jarkani, Hadrian, dan seorang rekanya Syamsul sedang menggelar pesta miras jenis tuak.

Disela pesta tuak (minuman sulingan air nira), itu terjadi percakapan antara mereka hingga berujung perdepatan lantaran hilang kontrol.

Perdebatan antara Jarkani membuat tersangka tersinggung dan pulang ke rumah, kemudian kembali menemui korban dengan sebilah parang terhunus.

Tanpa basa-basi, tersangka langsung menyerang dan sambil menyabetkan parang ke arah korban, hingga mengalami luka di lengan dan siku sebelah kiri.

Baca: Maia Estianti dan Irwan Mussry Menikah, Ibunda: Semoga mendapat Mantu yang Baik Hati

Baca: Doa Al Ghazali Kepada Maia Estianty dan Irwan Mussry yang Menikah di Tokyo

"Setelah kejadian itu tersangka melarikan diri sedangkan korban dilarikan ke RSUD kotabaru untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian kejadian dilaporkan ke mapolsek Pulaulaut Utara," tandas Iksan.

Selain tersangka telah diamankan, polisi menyita beberapa barang bukti satu lembar baju kaos warna hitam yang berlumuran darah, satu lembar celana pendek, dan motif garis hitam putih yang berlumuran darah satu bilah parang yang ditemukan di sekitar kejadian.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved