Berita Kabupaten Banjar

Diam-diam Polres Banjar Sudah Turunkan Tim Cyber Berangus Hoax

Diam-diam ternyata Polres Banjar sudah menurunkan tim khusus untuk memberantas hoax di Kabupaten Banjar, tujuannya agar menjaga wilayah

Diam-diam Polres Banjar Sudah Turunkan Tim Cyber Berangus Hoax
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete seusai menggelar Silaturahmi Forkopimda dengan elemen masyarakat di Aula Polres Banjar, Selasa (30/10) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Diam-diam ternyata Polres Banjar sudah menurunkan tim khusus untuk memberantas hoax di Kabupaten Banjar, tujuannya agar menjaga wilayah hukumnya tetap kondusif.

Tim Khusus Cyber Polres Banjar juga sudah rutin melakukan patroli di dunia maya.

Baru-baru ini, Tim Khusus Cyber melacak sebuah akun media sosial yang menjelek-jelekan ulama kharismatik di Kabupaten Banjar dan pemilik akun mengatasnamakan warga Martapura.

Alhasil, penelusuran tim khusus cyber Polres Banjar ternyata merupakan akun palsu.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete seusai menggelar Silaturahmi Forkopimda dengan elemen masyarakat di Aula Polres Banjar, Selasa (30/10) mengatakan, tim khusus cyber bekerja secara khusus dengan cara yang khusus pula untuk menekan hoax jangan sampai berkembang di masyarakat Kabupaten Banjar.

Dengan demikian, masyarakat tidak mudah terprovokasi dan berujung main hakim sendiri yang bisa mengganggu kondusivitas keamanan saat ini.

Baca: Ayahdan Ibunda Pilot Lion Air JT-610 Bhavye Suneja di India Syok dan Kurung Diri di Kamar

Baca: Lokasi, Jadwal Tes SKD Pendaftaran CPNS 2018 Kemenag, Cetak Kartu Ujian di Sscn.bkn.go.id

Baca: Maia Estianty Pamer Foto ‘Gandeng’ Dengan Irwan Mussry Satu Hari Setelah Pernikahan

"Tentunya hoax sudah berseliweran saat ini, bahkan setiap saat. Jika masyarakat tidak pintar bagaimana menanggapi kemajuan teknologi maka bisa dengan mudah terprovokasi," katanya.

Lanjut Takdir, masyarakat yang menerima pesan berantai juga haruslah bijak menanggapinya.

Periksa sumbernya dan cek kebenarannya, jalan langsung share atau membagi ke berbagai grup WhatsApp dan Instagram yang bisa membuat resah penerima pesan.

Pihaknya bersama jajaran Polda Kalsel sebelumnya sudah pernah mengamankan pelaku penyebar kebencian di media sosial dan sudah berproses hukum di Polda Kalsel.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved