Kriminalitas Banjarmasin

Sepeda Siswa Hilang di Parkiran SDN Atuatu, Warga Nilai Tak Aman

Parkiran sepeda pancal yang kerap ditempati siswa SDN Atuatu di Jalan Kolonel Soepirman, Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari tidak aman.

Sepeda Siswa Hilang di Parkiran SDN Atuatu, Warga Nilai Tak Aman
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Inilah lokasi tempat parkir sepeda pancal siswa SDN Atuatu, Jalan Kolonel Soepirman Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, yang diincar pelaku pencurian, Selasa (30/10/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Parkiran sepeda pancal yang kerap ditempati siswa SDN Atuatu di Jalan Kolonel Soepirman, Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari tidak aman.

Itu menyusul peristiwa dugaan pencurian sepeda pancal yang dialami satu siswa di kelas IVa yang lenyap, Jumat (26/10/2018) laku, sekitar pukul 16.00 Wita.

Kapolsek Pelaihari AKP Shofiyah dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, membenarkan menerima laporan kehilangan sepeda siswa SDN Atuatu tersebut.

"Masih dalam penyelidikan polisi. Orangtuanya yang buat laporan kehilangan," katanya, Selasa (30/10/2018).

Baca: Sesaat Lagi! Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Bali United Liga 1 2018, Misi Kejar Persija

Baca: Hasil Akhir Persija Jakarta vs Barito Putera, Skor Akhir 3-0, Dua Gol Simic

Wali kelas IVa SDN Atuatu, Dwi Erna mengaku sudah dimintai keterangan di Mapolsek Pelaihari terkait peristiwa yang dialami anak didiknya.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat anak didiknya mengikuti kegiata ekstra sekolah membaca maulid habsyi.

"Saya memberi keterangan sesuai apa yang saya ketahui dan saat itu saya turut pula melakukan pencarian sepeda siswa saya hingga kini belum ditemukan sepeda tersebut," katanya.

Guru mata pelajaran Penjaskes SDN Atuatu, Armida Hayati mengakui, saar peristiwa kehilangan sepeda itu, petugas keamanan sekolah mengundurkan diri bekerja karena gajinya kurang.

Baca: Jadwal dan Lokasi Tes SKD Kemkominfo Pada Pendaftaran CPNS 2018, Bisa Cek Via sscn.bkn.go.id

"Kedepan kami lebih memperketat keamanan sekolah agar peristiwa pencurian sepeda siswa kami tidak terulang," katanya.

Sementara itu, Eka Yanti, orangtua siswa kelas IVa di SDN Atuatu yang sepedanya lenyap mengaku khawatir.

Menurutnya, peristiwa lenyapnya sepeda anaknya itu bakal berlanjut dengan peristiwa serupa jika tidak dilaporkan dengan pihak berwajib.

"Saya khawatir aksi pencurian itu berdampak bagi siswa lainnya, makanya saya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pelaihari, sesuai saran suami saya," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved