Bulan Safar

Hukum Berdoa di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar atau Arba Mustakmir Agar Terhindar dari Musibah

Diyakini, Allah akan menurunkan ribuan musibah seperti bencana, penyakit, dan sebagainya tiap hari Rabu terakhir bulan Safar.

Hukum Berdoa di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar atau Arba Mustakmir Agar Terhindar dari Musibah
tribunkaltim.com
Amalan Bulan Safar 1440 Hijriyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebentar lagi bulan Safar 1440 Hijriyah atau 2018 bakal berakhir.

Di bulan Safar ini, diyakini Allah banyak menurunkan bencana.

Diyakini, Allah akan menurunkan ribuan musibah seperti bencana, penyakit, dan sebagainya tiap hari Rabu terakhir bulan Safar.

Hari Rabu terakhir bulan Safar ini kerap disebut sebagai Arba Mustakmir atau Arba Musta’mir.

Oleh sebab itu, di hari Arba Mustakmir ini kita dianjurkan untuk berdoa kepada Allah agar dihindarkan dari segala petaka.

Ada juga sebagian umat Islam di Indonesia di hari Arba Musta’mir itu melakukan ziarah kubur dan salat sunah dua rakaat.

Tradisi Arba Mustakmir biasanya dilakukan di Kalimantan Selatan.

Di daerah lain juga ada tradisi seperti Arba Musta’mir, namun berbeda namanya seperti rebo wekasan di Jawa.

Dipublikasikan di YouTube oleh Nasehat Islam pada 2 Juni 2018, Ustadz Abdul Somad membahas tentang tradisi umat Islam Indonesia di hari Arba Mustakmir ini, apakah dibolehkan atau tidak dalam Islam dan bagaimana hukumnya.

Baca: Jadwal dan Lokasi Tes SKD Kemkominfo Pada Pendaftaran CPNS 2018, Bisa Cek Via sscn.bkn.go.id

Baca: Cek Lagi Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 di Kemenristekdikti dan Jadwal Tes SKD

Baca: Usai Kabar Roger Danuarta Mualaf, Adik Selebgram Korea Ayana Moon Juga Bersiap Jadi Mualaf

Baca: Maia Estianty Punya Panggilan Khusus untuk Irwan Mussry Pascamenikah, Dul Ucapkan Hal Ini

“Ziarah kubur di hari Rabu terakhir bulan Safar, boleh tidak? Ziarah kuburnya boleh, bagus saja itu. Lalu berdoa memohon kepada Allah agar kita dihindarkan dari segala musibah, ini juga boleh,” jelasnya.

Sementara terkait keyakinan Allah menurunkan ribuan musibah di hari Rabu terakhir Safar atau Arba Musta’mir, menurutnya itu tak ada hadisnya.

“Itu menurut para ulama tasawuf, mereka dapat itu dari ilham bukan dari hadis Nabi Muhammad. Tapi, kalau mau berdoa meminta dihindarkan dari musibah, silakan saja. mau berdoa sambil bertawasul kepada wali-wali Allah juga boleh,” katanya.

Bertawasul adalah memakai atau menyebutkan nama para wali itu saat berdoa dengan harapan Allah akan mengabulkan doa kita berkat kemuliaan para wali Allah tersebut.

“Misalnya bertawasul dengan Wali Songo. Saat berdoa bilangnya begini: Ya Allah, berkat kemuliaan para wali-Mu ini, aku memohon kepada-Mu, dan seterusnya. Kalau ini boleh,” pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved