Kriminalitas Tanahbumbu

Mayat Pria Ditemukan di Dalam Kapal LCT, Polsek Batulicin Beberkan Sejumlah Fakta

Mayat laki-laki ditemukan tergeletak di dalam kapal LCT yang sedang sandar di Sungai Batulicin Jalan Raya Batulicin Kabupaten Tanahbumbu.

Mayat Pria Ditemukan di Dalam Kapal LCT, Polsek Batulicin Beberkan Sejumlah Fakta
istimewa/ Polsek Batulicin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Mayat laki-laki ditemukan tergeletak di dalm kapal LCT yang sedang sandar di Sungai Batulicin Jalan Raya Batulicin Kabupaten Tanahbumbu.

Pria tersebut ditemukan rekan kerjanya di pagi hari pada Selasa (30/10/18) sekitar pukul 01.00 wita di lokasi Pangkalan PT Serimbun Tanahmerah Kecamatan Batulicin.

Adalah M Topan alias Roni (36) yang mengontrak rumah di kawasan di Kelurahan Tungkaran Pangeran asal Madura tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Roni ditemukan oleh rekan kerjanya yakni Yoyok saat turun ke kapalnya.

Baca: Jadwal Terbaru dan Lokasi Tes SKD CPNS 2018 Kemendikbud di 4 Daerah, Tak via sscn.bkn.go.id

Baca: Jadwal Liga Champion Matchday 4 : Juventus vs Man United, Inter Milan vs Barcelona

Kejadian itu langsung dilaporkannya ke pihak polsek Batulicin. Setelah itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit dr H Andi Abdurrahman Noor Tanbu untuk divisum.

Kapolsek Batulicin Iptu Frederikus melalui Kanit reskrimnya, Bripka Asrudin, Rabu (31/10/18) mengatakan saat ditemukan, Roni sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Saat itu, kabarnya tinggal sendiri di kapal karena lebih sering menikmati hari-harinya di kapal yang dianggapnya seperti rumah.

Dari hasil pemeriksaan saksi saksi juga tak menunjukkan kecurigaan. Selain itu, pada tubuh korban, tidak ditemukan tanda kekerasan. Pasalnya, korban juga dikenal tak memiliki masalah dengan kerabatnya. Saat ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca: Ada Burung dan Gunung di Logo Hari Jadi HST Ke-59, Simbol Kelestarian Meratus dan Penolakan Tambang?

Baca: Anak Punk Banjarmasin Diamankan di Kotabaru, Begini Komentar Kepala Satpol PP Kotabaru

"Hasil visum di rumah sakit, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga karena mengalami sakit dan dugaan terkena serangan jantung," katanya.

Selain itu, menurut Asrudin, sehari sebelum kejadian. Korban juga sempat mengeluh kepada temannya yang mengatakan akhir-akhir ini badannya sakit dan punggungnya juga sakit pada bahunya.

"Setelah divisum, mayat tersebut dibawa oleh pihak keluarga ke Rumah duka yang ada di Desa Ceddur Kecamatan Pakong Kabupaten Pemekasan (Madura) Provinsi Jawa Timur," katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved