Berita Hulu Sungai Tengah

Direlokasi ke Halaman Ruko Eks Kantor Camat Barabai, Eks Taman Air Mancur Bebas Pedagang Rombong

Berbeda dengan PKL di jalan Pasar Hanyar yang sulit ditertibkan, pedagang menggunakan rombong di Taman Air Mancur

Direlokasi ke Halaman Ruko Eks Kantor Camat Barabai, Eks Taman Air Mancur Bebas Pedagang Rombong
banjarmasinpost.co.id/hanani
Jalan di bundaran eks Taman Air Mancur yang Jumat (2/11/2018) sudah bersih dari pedang makanan menggunakan rombong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Berbeda dengan PKL di jalan Pasar Hanyar yang sulit ditertibkan, pedagang menggunakan rombong di Taman Air Mancur yang selama hampir dua tahun menempati lokasi tersebut berhasil ditertibkan tim dari Pemkab HST.

Mereka direlokasi sementara ke halaman ruko eks Kantor Camat Barabai sejak Kamis 1 Nopember 2018 lalu.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Jumat (2/11/2018) lokasi tersebut telah bersih, sehingga arus lalu lintas menuju pasar Hanyar pun lebih lancar.

Pemkab HST, memberikan keterangan pada selembar spanduk yang digantung dibatang pohon, bahwa pedagang di lokasi tersebut telah pindah.

Hal tersebut untuk memudahkan pembeli yang biasa berbelanja makanan di tempat tersebut ketika mencari pedagangnya.

Baca: BREAKING NEWS : Jelang Piala AFF 2018 Saddil Ramdani Ditangkap Polisi Usai Aniaya Mantan Kekasih

Baca: Nasib Kotak Hitam Lion Air JT 610 Setelah Ditemukan Tim Penyelam, Black Box Harus Melalui Proses Ini

Baca: Pilot Ini Ungkap Fakta Co-Pilot Pesawat Lion Air JT-610 Harvino : Seharusnya Tidak Bertugas

Baca: 5 Kesaksian Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 di Perairan Karawang, Berputar Lalu Menukik ke Laut

Baca: Daftar Gaji PNS Jika Lolos CPNS 2018 Ini, Untuk S1 BKN Ungkap Gaji Pokok 2,4 Juta

Selama ini, Eks Taman Air Mancur itu dipenuhi pedagang keripik, sate, nasi goreng, pentol bakso serta jenis makanan lainnya, sehingga cukup mengganggu arus lalu lintas yang semestinya memutar di lokasi berjualan tersebut, menghindari arus bolak balik pengendara.

Kepala Dinas Perdagangan, Yuserani mengatakan, pemindahan dilakukan karena pedagang melanggar Perda tentang kebersihan, ketertiban dan keindahan, berjualan di lokasi yang diperuntukkan untuk kelancaran dan keamanan arus lalu lintas.

Pemindahan pun berlangsung lancar di bawah pengawasan sejumlah Polisi Pamong Praja.

Sebelumnya Sekda HST H A Tamzil terjun langsung ke pasar mengadakan pertemuan dengan PKL dan juga pemilik toko untuk membahas persoalan tersebut.

Soalnya, keberadaan PKL di tempat itu selama ini diduga telah menyebabkan kemacetan dan kesemerawutan.

“Kawasan Taman ini tergolong cukup padat lalu lintas, karena merupakan lintas utama menuju pasar Keramat Barabai. Targetnya relokasi ini diharapkan mengatasi kemacetan dan kesemerawutan di seputar Pasar Hanyar. Kami berharap, pedagang memaklumi, dan mendukung pemerintah menciptakan kota yang bersih” kata Tamzil.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved