Kriminalitas Balangan

Korban Dugaan Pelecehan Sempat Bingung Sebelum Melapor ke Polisi

korban menyerahkan bukti sementara yaitu percakapan korban dengan terlapor melalui WA, untuk bukti lainnya ada baju dan uang

Korban Dugaan Pelecehan Sempat Bingung Sebelum Melapor ke Polisi
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan, Mulidiah, Kamis (1/11/2018) membenarkan ada korban dugaan pelecehan melapor ke instansinya.

Dia mengatakan, pada Senin (29/10/2018) korban melapor ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan tentang kejadian yang dialaminya tersebut.

"Saat ini korban dalam pendampingan kami, kemarin saat melaporkan ke polsek kami turut ikut mendampingi," katanya.

Baca: Seorang PNS di Balangan Dilaporkan Ke Polisi, Tuduhannya Dugaan Lakukan Pelecahan

Baca: Jadwal & Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta Liga 1 2018 Pekan 29

Baca: Fakta-Fakta Roy Kiyoshi dan Robby Purba Dulu Akrab dan Sempat Berseteru yang Akhirnya Akur Kembali

Baca: Hasil Semifinal Piala AFC U-19 2018, Jepang Vs Arab Saudi Skor Akhir 0-2, Final Korsel vs Arab Saudi

Baca: Jadwal Manchester City vs Fulham di Piala Liga Inggris (Carabao Cup 2018) Mulai Pukul 02.30 Wib

Dalam laporan tersebut korban menyerahkan bukti sementara yaitu percakapan korban dengan terlapor melalui WA, untuk bukti lainnya ada baju dan uang yang diserahkan terduga pelaku ke korban saat kejadian.

Menurutnya, kondisi psikologi korban sempat mengaku bingung terkait kejadian yang dialaminya, langkah seperti apa yang harus dilakukan, namun akhirnya korban memasukkan laporan resmi ke polsek.

Lebih lanjut pengakuan korban dengan terlapor tidak memiliki hubungan apa-apa, hanya sebatas sebagai anak magang.

Selama magang apakah ada berkomunikasi dengan terlapor, menurut Mulidiah korban mengaku jarang berkomunikasi.

Pengakuan korban lagi saat magang ada keinginan untuk jadi tenaga honorer. Oleh terlapor tidak pernah menjanjikan apa-apa, artinya sesuai prosedur kalau mau harus magang dulu 3 bulan baru nanti dievaluasi atau tidak.

"Intinya korban tidak ada di iming-imingi," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum PNS di lingkungan Pemkab Balangan dilaporkan oleh seorang warga berinisial N (18) ke Polsek Paringin pada Selasa (30/10/2018).

Halaman
12
Penulis: Elhami
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved