Kriminalitas Balangan

Seorang PNS di Balangan Dilaporkan Ke Polisi, Tuduhannya Dugaan Lakukan Pelecahan

Seorang PNS di lingkungan Pemkab Balangan dilaporkan oleh seorang warga berinisial N (18) ke Polsek Paringin pada Selasa (30/10/2018).

Seorang PNS di Balangan Dilaporkan Ke Polisi, Tuduhannya Dugaan Lakukan Pelecahan
Warta Kota
Ilustrasi pelecehan seksual. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Seorang PNS di lingkungan Pemkab Balangan dilaporkan oleh seorang warga berinisial N (18) ke Polsek Paringin pada Selasa (30/10/2018).

Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id, N merupakan karyawan magang di kantor terlapor dan diduga menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh terlapor tersebut.

Terlapor adalah seorang oknum PNS di Kabupaten Balangan yang juga menjabat sebagai kepala dinas di salah satu SKPD di lingkungan Pemkab Balangan.

Saat ini laporan resmi sudah masuk ke pihak kepolisian. Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo membenarkan adanya laporan tersebut.

Baca: Korban Dugaan Pelecehan Sempat Bingung Sebelum Melapor ke Polisi

Baca: Kotak Hitam Lion Air JT 610 Ditemukan, Ini Fakta Isi Kotak Hitam AirAsia QZ8501 Jatuh Dekat Kalteng

Baca: Jadwal Manchester City vs Fulham di Piala Liga Inggris (Carabao Cup 2018) Mulai Pukul 02.30 Wib

Baca: Akhirnya Presidium Gatot Nurmantyo Dukung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, Ini Alasannya

Baca: Jawab Soal Ini Dulu di Tes SKD Bagi Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id

Baca: Rekor Tertinggi Nilai CAT Formasi Penjaga Tahanan SLTA Kemenkumham 2018 Diraih Orang Banua

Ia menceritakan bahwa kejadian diduga pelecahan tersebut pada hari Kamis (25/10/2018).

Kemudian pada Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 14.30 Wita korban datang ke Polsek Paringin melaporkan kejadian tersebut.

"Saat itu korban tidak melaporkan secara resmi hanya saja memberitahukan ke Polsek, selanjutnya korban berkonsultasi dulu dengan keluarga apakah akan dilanjutkan dengan laporan resmi atau tidak," ujarnya.

Kemudian pada hari Senin (29/10/2018) korban didampingin oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan kembali datang ke Polsek Paringin untuk menjelaskan kronologis kejadian, namun belum memasukkan laporan resmi.

"Baru pada Selasa (30/10/2018) korban dipanggil lagi ke Polsek Paringin untuk menyatakan sikapnya prihal kejadian tersebut," ungkapnya.

Menurut Kapolsek, kalau ingin diselesaikan secara hukum maka harus dibuatkan laporan resmi, artinya kepolisian bisa melakukan langkah-langkah sesuai hukum seperti memanggil yang terlapor untuk dimintai keterangan.

Untuk kejadian diduga pelecahan tersebut bertempat di kantor terlapor tepatnya diruangan kerja terlapor tersebut.

Kejadian pada sore hari sekitar pukul 17.00 Wita saat sebagai pegawai lainnya sudah tak ada di tempat lagi.

Korban mengaku kejadian itu terjadi saat ia melamar pekerjaan sebagai honorer di SKPD yang dipimpin oleh terlapor.

Sebelumnya, terlapor menyuruh pelapor agar datang ke ruang kerjanya sendirian usai jam kerja.

Penulis: Elhami
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved