Berita HSU

Pengrajin di Kecamatan Haur Gading Masih Perlu Bantuan Modal, Baznas Salurkan Ini

Karena perputaran keuangan memerlukan waktu dari pembelian modal hingga penjualan para pengrajin masih memerlukan bantuan modal

Pengrajin di Kecamatan Haur Gading  Masih Perlu Bantuan Modal, Baznas Salurkan Ini
ist
Baznas menyalurkan bantuan ke pengrajin Desa Palimbang Sari, Haur Gading, HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terdapat banyak pengrajin, baik yang menggunakan bahan dasar rotan, purun atau eceng gondok. Berbagai hasil kerajinan dihasilkan seperti lampit, tikar atau beragai jenis tas.

Karena perputaran keuangan memerlukan waktu dari pembelian modal hingga penjualan para pengrajin masih memerlukan bantuan modal agar usaha kerajinan bisa terus berjalan.

Seperti diungkapkan Darkuni salah satu pengrajin bahwa dirinya biasanya membuat keranjang parsel menggunakan rotan. Biasanya satu minggu sekali menjual ke koperasi desa, namjm jika sedamg banyak kebutuhan yang perlu dipenuhi dirinya bisa menjual beberapa keranjanh yang telah rampung tanpa menunggu satu minggu agar segera mendapatkan uang.

Beruntung Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten HSU memiliki program membantu modal usaha kerakyatan yaitu Program ZCD (Zakat Community Development dari BAZNAS.

Baca: Live Streaming Indosiar, Live Streaming Bhayangkara FC vs Persib Bandung Sore Ini, Ezechiel Main?

Baca: Jelang Barito Putera vs PS Tira, Pelatih Berharap Dukungan Penuh Suporter Agar Bisa Bangkit

Dan kali ini Baznas menyalurkan bantuan ke pengrajin Desa Palimbang Sari, Camat Haur Gading Muhammad Syarif mengatakan Kecamatan Haur Gading meruoakan satu satunya kecamatan yang menjadi penerima program ini untuk wilayah Kalselteng.

Bantuan yang merupakan sumber dana dari Baznas Pusat ini diberikan kepada 53 pengrajin rotan dan purun di Desa Pqlimbang Sari.

"Bantuan diberikan berupa rotan dan beberapa peralatan pendukung seperti kompresor, sprayer, paku tembak dan peralatan lainnya," ujarnya, Minggu (03112018).

Syarif menambahkan program ini sangat membantu masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan bantuan modal untuk mengembangkan usaha. Dirinya berharap pengrajin bisa menjalankan program ini dengan baik dan bisa berlanjut pada tahun berikutnya.

Baznas HSU sebelumnya juga telah menjalankan program HSU Makmur dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Mutu dan Desain Kerajinan Rotan dan Purun. Kegiatan ini dihadiri para peserta yang berasal dari Desa Palimbangan Sari.

Ketua Baznas HSU Tajuddin Noor mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu program Baznas HSU yaitu HSU MAKMUR dengan kegiatan pelatihan desain kerajinan rotan dan purun.

Baca: Hasil Kualifikasi Moto2 MotoGP Malaysia 2018 Hari Ini, Dimas Ekky Start ke-28, Topan ke-32

Baca: Jadwal MotoGP Malaysia 2018 di Sirkuit Sepang Dimajukan Karena Alasan Cuaca Buruk

"Dana yang di dapat dari kegiatan ini adalah dari Zakat, infak, dan sedekah yang langsung bantuan dari BAZNAS pusat dan disalurkan langsung kepada penerima zakat dalam bentuk barang," ujarnya.

Sebanyak 53 pengrajin rotan mendapatkan bantuan modal dalam bentuk bahan baku. Sehngga diharapkan dapat membantu pemgrajin agar bisa mengembangkan usahanya. Selain bantuan dalam bentuk permodalan Baznas juga memberikan zakat dana.

Pemberian dana Zakat, infaq, sedakah kepada masyarakat yang kurang mampu di Desa Palimbangan Kecamatan Haur Gading, dari 233 kepala keluarga terdapat 70 kepala keluarga yang berhak mendapatkan, total dana yang di berikan dari pusat sekitar 170 juta. (banjarmasinpost.co.id/Nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved