Berita HSU

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kelahiran bagi Perkembangan Bayi, Bupati Wahid Ingin KIE Lakukan Ini

Untuk mencegah terjadinya peningkatan angka Stunting perlu dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya hari pertama kehidupan anak.

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kelahiran bagi Perkembangan Bayi, Bupati Wahid Ingin KIE Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Kegiatan pengembangan media Komunikasi Infotmasi dan Edukasi (KIE) sesuai dengan kearifan lokal, Sabtu (03/11/2018) di Gedung Agung Lt II Amuntai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) secara serius berupaya mengurangi adanya gangguan pertumbuhan pada anak atau stunting. Karenanya untuk mencegah terjadinya peningkatan angka Stunting perlu dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya hari pertama kehidupan anak.

1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting untuk menentukan pertumbuhan anak di usia selanjutnya. Hal ini disampaikan Bupati HSU Abdul Wahid saat menjadi narasumber di kegiatan pengembangan media Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) sesuai dengan kearifan lokal, Sabtu (03/11/2018) di Gedung Agung Lt. II Amuntai.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten HSU dengan peserta penyuluh KB. Kader BKB, kepala desa, tokoh agama dan masyarakat.

Menurut Wahid stunting atau tumbuh kembang yang tidak sesui dengan usia anak salah satunya disebabkan karena kurangnya perhatian masyarakat khususnya ibu hamil terhadap asupan gizi baik pada saat hamil ataupun 1000 hari pertama kehidupan anak.

Baca: Hasil Bhayangkara FC vs Persib Bandung : Bauman & Ezechiel Cetak Gol, Skor Sementara 0-2 Liga 1 2018

Baca: Live Streaming Indosiar - Live Streaming Bali United vs Madura United Liga 1 2018, Lilipaly Absen

Karenya Wahid berharap agar peserta pengembangan KIE lebih giat dan intensif melakukan promosi dan tindakan preventif kepada masyarakat agar masyarakat memiliki pemahaman terhadap pentingnya menjaga asupan gizi anak.

"Masyarakat juga sebaiknya aktif memeriksakan kesehatan dan rajin mendatangi posyandu di desa masing masing," ujarnya.

Pemerintah daerah telah meminta kepada dinas dinas terkait untuk terus menyampaikan sosialisasi ini kepada masyarakat. Termasuk melalui media dimana Pemda HSU memiliki Channel Diskominfo yang juga terus menginformasikan mengenai pencegahan stunting. (banjarmasinpost.co.id/Nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved