Pilpres 2019

Caleg Perempuan Teriak "Bohong" Saat Presiden Jokowi Ungkap Hasil Blusukan ke Pasar

Blusukan yang dilakukan Capres Joko Widodo ke Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018) pagi ternyata ada tujuannya.

Caleg Perempuan Teriak
kompas.com
Bakal calon Presiden Joko Widodo menghadiri acara rapat kerja nasional (Rakernas) IV Ormas Pro Jokowi (Projo) 2018, di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Blusukan yang dilakukan Capres Joko Widodo ke Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018) pagi ternyata ada tujuannya.

"Tadi pagi jam 06.00 WIB, saya sudah masuk ke Pasar Anyar. Ngapain di pasar? Karena ada yang mengatakan, harga-harga naik," ujar Jokowi saat berpidato di depan 1.000 caleg perempuan di Hotel JHL Solitaire, Kota Tangerang, Banten, Minggu siang.

Sontak, para caleg perempuan yang menghadiri acara itu berteriak, "bohong"

"Ya, saya ingin membuktikan itu," lanjut Jokowi.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Fox Sports Korea Selatan vs Arab Saudi di Final Piala AFC U-19 2018

Baca: Daftar Orang Kuat NU di Tim Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019

Nyatanya, Jokowi menemukan harga sejumlah bahan pangan di pasar tergolong stabil.

Misalnya, telur ayam seharga Rp 22.000 per kilogram dan tempe seharga Rp 5.000 per batang.

"Saya lihat tempenya gede-gede banget. Kalau dipotong-potong, jadi 15 potong. Kalau saya, ya mungkin makan tiga saja sudah enggak muat," ujar Jokowi yang disambut tawa.

Jokowi mengaku heran dengan pihak yang bilang bahwa harga bahan pangan naik. Sebab, tingkat inflasi tahun 2018 ini hanya 3,5 persen.

Angka ini berbeda dengan beberapa tahun lalu, yang tingkat inflasinya sampai menyentuh angka 7 hingga 8 persen.

"Artinya apa? Artinya sebenarnya harga-harga terkendali," ujar Jokowi.

Baca: Jokowi Mengaku Masih Kalah 9 Persen dari Prabowo di Survei Pilpres 2019 Terakhir

Baca: Live MNC TV! Cara Nonton Live Streaming Manchester City vs Southampton Liga Inggris Pekan 11 di HP

Oleh sebab itu, Presiden meminta pihak-pihak itu menyetop menyebarkan kabar yang tidak benar.

Hal semacam itu justru berimbas negatif bagi keberlangsungan pasar tradisional.

"Jangan ada lagi yang masuk lalu keluar ke pasar kemudian teriak-teriak harga mahal. Ini bahaya. Ibu-ibu enggak akan mau lagi masuk ke pasar tradisional. Pedagang-pedagangnya pada ngamuk juga nanti," ujar Jokowi.

"Hati-hati statemen seperti itu bisa merugikan pasar tradisional dan pedagang di pasar," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Jangan Ada Lagi yang Keluar Pasar Lalu Bilang Harga Mahal"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved